Puskesmas Tapen Kudu Jombang Hadirkan SEJATI PKG untuk Perluas Layanan Kesehatan Gratis
JOMBANG, FaktualNews.co – Puskesmas Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meluncurkan inovasi SEJATI PKG (Strategi Jemput Aktif Terintegrasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis) guna memperluas cakupan layanan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG).
Program ini merupakan pengembangan dari inovasi sebelumnya, yakni PAK GERCEPAT, yang dievaluasi untuk menjawab tantangan peningkatan target cakupan PKG tahun 2026. Tahun ini, target layanan kesehatan gratis di wilayah kerja Puskesmas Tapen meningkat hingga 46 persen dengan sasaran mencapai 15.129 jiwa.
Kepala Puskesmas Tapen, drg. Isti Kenyo Rosanti, mengatakan inovasi SEJATI PKG dirancang untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat melalui strategi jemput bola yang terintegrasi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Target capaian PKG tahun ini meningkat cukup signifikan hingga 46 persen. Karena itu, kami tidak bisa hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas. Melalui SEJATI PKG, layanan kesehatan kami hadir langsung di tengah aktivitas masyarakat,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, program tersebut menargetkan sedikitnya 1.200 sasaran setiap bulan di masing-masing desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tapen.
Pelaksanaan SEJATI PKG dibagi dalam sejumlah program unggulan yang menyasar berbagai kelompok masyarakat, antara lain:
– PKG Mobile Unit (Pusling), pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui layanan Puskesmas Keliling.
– PKG Jum’atan (PAK GATAN), pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara proaktif kepada jamaah salat Jumat di desa-desa.
– PKG CO Posyandu Korner, pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta posyandu beserta pendampingnya.
– PKG CO UKS, pemeriksaan kesehatan yang terintegrasi dengan kegiatan kesehatan siswa mulai jenjang TK hingga SMA.
– PKG CO PHBN dan P3K, layanan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan peringatan hari besar nasional di tingkat kecamatan.
– PKG CO PROLANIS, pemeriksaan kesehatan berkala bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis.
– PKG CO ILP (Integrasi Layanan Primer), pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan rumah warga.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat layanan promotif dan preventif guna menekan angka penyakit kronis sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar.
Meski demikian, drg. Isti menegaskan keberhasilan program ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk lintas sektor dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kudu.
“Kami berharap dukungan penuh dari Forkopimcam, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh lintas sektor. Peran mereka sangat penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit serta membantu menyosialisasikan gerakan SEJATI PKG agar target minimal 1.200 sasaran per desa setiap bulan dapat tercapai,” tegasnya.
Melalui sistem pemeriksaan yang terintegrasi, Puskesmas Tapen optimistis dapat mempercepat tindak lanjut hasil pemeriksaan kesehatan masyarakat. Dengan demikian, berbagai potensi penyakit kronis dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara cepat tanpa biaya bagi masyarakat.


