Abdul Ghofur Kembali Pimpin DPC PKB Lamongan untuk Periode Ketiga
LAMONGAN, FaktualNews.co-Dinamika politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Lamongan memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB kembali memberikan mandat kepada Abdul Ghofur untuk memimpin DPC PKB Lamongan periode 2026–2031.
Penetapan tersebut diumumkan secara resmi Wakil Ketua Umum DPP PKB, A. Syamsu Rijal, melalui rapat virtual pada Kamis (11/6/2026). Keputusan itu sekaligus mengantarkan Abdul Ghofur mencatatkan sejarah sebagai Ketua DPC PKB Lamongan selama tiga periode berturut-turut.
Sebelumnya, Abdul Ghofur memimpin PKB Lamongan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) periode 2016–2021. Pada periode berikutnya, 2021–2026, ia kembali dipercaya secara aklamasi.
Kini, melalui mekanisme musyawarah mufakat yang difasilitasi DPP PKB, mandat kepemimpinan kembali berada di tangannya untuk lima tahun mendatang.
Keputusan tersebut menunjukkan kuatnya dukungan internal sekaligus kepercayaan DPP terhadap kapasitas Abdul Ghofur dalam menjaga soliditas partai di tingkat daerah.
Di tengah tantangan politik yang semakin dinamis, PKB membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus memperkuat basis dukungan masyarakat.
Dalam arahannya, DPP PKB meminta kepengurusan di Lamongan untuk terus memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat bawah, mempererat komunikasi dengan kader, serta memastikan program-program partai dapat dirasakan langsung masyarakat.
Usai menerima mandat tersebut, Abdul Ghofur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Menurutnya, amanah tersebut akan dijawab dengan kerja nyata melalui penguatan organisasi dan pembentukan kepengurusan yang solid.
“Kami akan segera menyusun kepengurusan bersama Tim Formatur dan melakukan konsolidasi menyeluruh. Fokus kami adalah memperkuat kebersamaan kader serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat,” kata Abdul Ghofur.
Dengan keberlanjutan kepemimpinan ini, PKB Lamongan diharapkan mampu menjaga tren positif organisasi, memperkuat posisi politik partai di daerah.


