Erupsi Gunung Semeru Lumajang, Luncurkan Awan Panas Sejauh 3 Kilometer
LUMAJANG, FaktualNews.co-Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, mengalami erupsi berupa luncuran awan panas, Minggu (5/4/2026).
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, erupsi berlangsung selama 3 menit 44 detik dengan amplitudo maksimal 10 milimeter.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Isnugroho, mengatakan awan panas mulai terekam pukul 08.50 WIB.
“Terjadi APG, tetapi jarak luncur 3 kilometer mengarah ke Besuk Kobokan,” kata Isnugroho melalui sambungan telepon, Minggu (5/4/2026).
Saat ini, kata Isnugroho, luncuran awan panas sudah berhenti.
Menurutnya, tidak ada dampak yang terjadi akibat luncuran awan panas yang terjadi pagi tadi.
Namun, luncuran awan panas menyebabkan tumpukan material di lereng Gunung Semeru semakin banyak.
Imbasnya, apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, material berupa pasir dan batu tersebut akan terbawa banjir lahar hujan Gunung Semeru.
“Saat ini di Gunung Semeru kerap terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kalau kita lengah, bahaya dari banjir lahar bisa membahayakan warga di sekitar aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru,” ungkapnya.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengimbau warga untuk tetap tenang sambil memantau perkembangan informasi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru.
“Jarak luncurnya masih pada radius aman, warga sudah tahu harus apa, harapannya tidak ada hujan deras sehingga memicu banjir lahar,” ujar Indah. (sumber Kompas.com).


