Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Larang Pembakaran Jerami di Dekat Jalur Rel
BLITAR, FaktualNews.co – Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para petani, agar tidak membakar jerami, sisa panen, maupun sampah di sekitar jalur kereta api. Aktivitas tersebut dinilai berisiko tinggi memicu kebakaran yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan sebagian besar jalur kereta api di wilayah operasional Daop 7 melintasi kawasan persawahan. Pada musim kemarau, rumput, ilalang, dan sisa tanaman yang mengering sangat mudah terbakar, terlebih saat angin bertiup kencang.
“Peringatan ini kami sampaikan karena potensi kebakaran meningkat pada musim kemarau. Api yang berasal dari pembakaran jerami dapat dengan cepat menjalar hingga ke ruang manfaat jalur rel,” ujar Tohari.
Ia menjelaskan, peringatan tersebut juga didasarkan pada kejadian yang sempat terjadi di Km 216+500 petak jalan Stasiun Walikukun–Kedungbanteng. Saat itu, pembakaran jerami yang dilakukan di sekitar lokasi nyaris merambat ke jalur kereta akibat tiupan angin.
Menurut Tohari, apabila terjadi kebakaran atau asap tebal di sekitar rel, masinis wajib mengurangi kecepatan, bahkan menghentikan perjalanan kereta demi menjaga keselamatan operasional. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan perjalanan.
Selain mengganggu jarak pandang masinis, asap pekat dan kobaran api juga berisiko menyambar lokomotif maupun rangkaian kereta, terutama kereta barang yang mengangkut muatan mudah terbakar.
Sebagai langkah antisipasi, KAI Daop 7 Madiun meningkatkan patroli di sepanjang jalur rel, memperluas sosialisasi kepada kelompok tani, serta menyiagakan peralatan pemadam kebakaran di sejumlah pos jaga.
KAI juga mengingatkan masyarakat bahwa tindakan yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta api dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar jerami maupun sampah di sekitar jalur rel. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama,” pungkas Tohari.


