SITUBONDO, FaktualNews.co – Terpisah oleh gunung, dua desa di wilayah pelosok Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, bakal segera terhubung melalui sebuah jembatan gantung. Pembangunan infrastruktur ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini terkendala akses geografis berat dalam menjalankan aktivitas harian.

​Rencana pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Krajan dan Dusun Plampang, Desa Alastengah, ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkab Situbondo kepada TNI Angkatan Darat. Sebanyak 36 titik jembatan diusulkan untuk diperbaiki, dan 16 di antaranya akan mulai dikerjakan bulan ini.

​Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian, menuturkan bahwa dari 16 titik yang akan digarap tersebut, 10 di antaranya merupakan jembatan gantung atau jembatan perintis, sedangkan 6 lainnya adalah jembatan beton.

​”Untuk yang akan dikerjakan pada bulan ini ada 16 titik. Jumlah tersebut terdiri dari 10 jembatan perintis atau jembatan gantung, dan 6 titik jembatan beton. Lokasi yang kita tinjau di Sumbermalang ini termasuk salah satu titik jembatan gantung,” ujar Letkol Inf Ferry, Sabtu (20/6/2026).

​Pembangunan ini difokuskan pada akses vital masyarakat, terutama bagi warga yang ingin mengurus administrasi ke kantor kecamatan. Selain itu, jembatan ini krusial bagi keselamatan anak-anak sekolah.

​”Selain itu, juga memastikan anak-anak sekolah dapat berangkat dengan aman mengingat infrastruktur jembatan yang ada sebelumnya telah rusak,” bebernya.

​Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menjelaskan bahwa inisiatif ini bermula dari dampak bencana banjir bandang yang merusak banyak infrastruktur di wilayahnya. Begitu program dari pusat bergulir, pemerintah daerah langsung melakukan koordinasi dengan TNI.

​”Alhamdulillah usulan kita di-ACC. Hari ini kita meninjau rencana lokasi jembatan gantung yang menghubungkan dua desa. Ini masih satu kecamatan tapi lokasinya beda gunung, jadi keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan oleh warga,” kata Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo.

​Menurut Mas Rio, prioritas pembangunan dipusatkan pada lokasi jembatan yang rusak total akibat bencana maupun wilayah yang sama sekali belum memiliki akses penghubung.

​”Kami memastikan akan terus berkoordinasi secara intensif dengan jajaran Kodim 0823 Situbondo, demi kelancaran tugas dari Kasad selaku Dansatgas Jembatan Garuda,” pungkasnya.