TUBAN, FaktualNewsco-Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan arogan seorang oknum anggota Polres Tuban terhadap pengamen berkostum badut viral di media sosial dan memantik kritik keras masyarakat.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Latsari, Kota Tuban pada Rabu (3/5/2026) itu menyisakan pertanyaan besar tentang rasa keadilan bagi warga kecil.

Dalam rekaman video yang beredar luas, seorang pengamen badut tampak berdiri di tengah jalan saat berusaha menyeberang. Di tengah padatnya arus lalu lintas, tubuhnya tersenggol sepeda motor yang melintas.

Namun insiden yang semula tampak sebagai kecelakaan kecil itu justru berujung pada keributan.

Pengendara motor yang diketahui berboncengan bersama istri dan dua anaknya mendadak berbalik arah dan menghampiri sang badut.

Bukannya menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin, pengendara tersebut terlihat meluapkan emosi kepada korban.

Belakangan diketahui, pengendara motor itu berinisial TS, (32) seorang anggota yang berdinas di Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tuban.

Kasi Propam Polres Tuban, Iptu Abdul Latif Reksonegoro, menegaskan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan tidak menghapus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota polisi.

“Sudah berdamai, keduanya sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan korban juga diberikan uang Rp150 ribu. Tapi untuk pelanggaran kode etik polisi tetap kami proses,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).

Kasus ini langsung menyedot perhatian publik setelah video kejadian tersebar luas di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet mengecam tindakan yang dianggap tidak mencerminkan sikap seorang aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat.

Sementara itu, Korban yang berinisial K (37) mengaku mengalami intimidasi dan kekerasan saat kejadian berlangsung. Ia mengatakan sempat meminta maaf meski merasa tidak sepenuhnya bersalah.

“Terakhir mukul pipi saya. Padahal saya sudah bilang, ‘Pak, kalau saya salah saya minta maaf’. Malah saya diancam, ‘Awas nanti kalau ketemu’,” ungkap K.