SITUBONDO, FaktualNews.co-Jumlah rumah warga yang  rusak, akibat diterjang angin puting beliung bertambah Situbondo, menjadi sebanyak 41 rumah rusak milik warga. Rumah tersebut tersebar di tiga desa pada dua Kecamatan.

Selain mengakibatkan 14 rumah warga Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan rusak, dengan kondisi bangunan bagian atapnya ambruk. Namun, sebanyak 27 rumah  warga Dusun Pesisir, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan juga rusak bagian atapnya.

Tidak hanya itu, sebuah bangunan dapur umum milik Pusdiklat Brimob Polda Jatim dan bangunan musala di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo juga rusak, akibat tertimpa pohon kembang  sono  tumbang.

Bahkan, dua juru masak Pusdiklat Brimob Polda Jatim mengalami luka-luka, akibat tertimpa reruntuhan bangunan bagian atas dapur umum tersebut. Mengingat saat kejadian, kedua korban ada di dalam dapur umum.

Dua korban luka-luka, yakni Heri (43) mengalami luka bagian kepala, dan Agus Prasetya (18), mengalami gangguan/shock pada pernafasan akibat benturan. Kedua korban asal Desa Dono,  Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.

“Saat angin bertiup kencang, saya dan Agus sedang memasak, namun tiba-tiba angin menerjang atap bangunan dapur umum. Sebagian reruntuhan kayunya menimpa dan Agus,”ujar Heri, Selasa (27/5/2025).

Kepala BPBD Kabupaten Situbondo Sruwi Hartanto mengatakan, rumah korban terdampak angin puting beliung bertambah. Dengan total 41 rumah, 1 musala dan dapur umum milik pusdiklat brimob. Dengan total kerugian materi ratusan juta rupiah.

“Dua juru masak Pusdiklat Brimob Polda Jatim, tertimpa reruntuhan kayu dapur umumnya,”kata Sruwi Hartanto.