ucapan idul fitri pemkab jombang
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Secarik Surat dan Susu Ditinggalkan Pembuang Bayi di SPBU Mojokerto, Ini Isinya

Peristiwa     Dibaca : 727 kali Jurnalis:
Secarik Surat dan Susu Ditinggalkan Pembuang Bayi di SPBU Mojokerto, Ini Isinya
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Selembar surat yang ditinggalkan pembuang bayi di Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Selembar surat, ditemukan bersama bayi berjenis kelamin perempuan di dalam kardus bekas teh dan susu 400 gram yang ditinggalkan pembuang bayi di SPBU Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Surat itu ditulis di atas secarik kertas putih dengan bentuk tulisan tangan yang tidak begitu indah.

Berikut isi surat pembuang bayi perempuan di SPBU Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto:

Assalamualaikum (tulisan arab)
Maaf sebelumnya saya nggak bisa merawat anak saya karena biaya, bayi ini nggak ada yang menafkahi.

Karena itu saya minta tolong pada anda (yang menemukan) untuk merawat dan menjaganya.
Anak ini saya beri nama
AINI NUR AZIZAH

Terimakasih
Wasalamualaikum (tulisan arab).

Diketahui, Muhamad Azis Fikri (21), warga Dusun Tambaksari, Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, dikejutkan dengan adanya bayi perempuan di dalam kardus ketika hendak buang air kecil di SPBU tersebut pada Jumat (17/11/2017) sekira pukul 01.00 WIB.

Saat itu Azis hendak buang air kecil di toilet SPBU, dia mendengar suara tangisan bayi. Setelah dicek, ternyata suara itu berasal dari kardus, dan dipastikan, ternyata berisi bayi perempuan yang masih hidup.

Ketika ditemukan, di dalam kardus terdapat susu 400 gram, satu kotak kain kasa, satu handuk yang digunakan sebagai alas, sebuah kain warna merah sebagai alas, serta sepucuk surat yang ditinggalkan orang tua bayi.

“Bayi tersebut, saat ini kami amankan di RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari. Kami juga berkoordinasi dengan unit PPA Sat Reskrim Polres Mojokerto untuk tindakan lebih lanjut,” kata Kanit Reskrim Polsek Dlanggu, Aiptu Syaiful, Jumat (17/11/2017).

 

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...