FaktualNews.co

Sempat Tersesat, Menangis di Polsek, Bocah Perempuan Ini Dijemput Ibunya

Peristiwa     Dibaca : 1866 kali Jurnalis:
Sempat Tersesat, Menangis di Polsek, Bocah Perempuan Ini Dijemput Ibunya
FaktualNews.co/Hatta
Rita (tengah) bersama ibundanya di Mapolsek Panti Jember

JEMBER, FaktualNews.co – Sempat menjadi anak hilang, dan diamankan di Mapolsek Panti, Jember, karena menangis saat ditemukan warga, Rita, bocah perempuan umur sekitar 4 tahun, akhirnya dijemput ibundanya, Irna, Rabu (10/7/2019).

Diketahui sebelumnya, Rita sebelum hilang bermain game Playstasion (PS) di salah satu rumah warga di Desa/Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu siang (10/7/2019). Karena lupa jalan pulang, bocah cilik itu akhirnya menangis dan ditemukan warga.

“Jadi habis main playstation di salah satu rumah warga. Saat pulang dia lupa jalannya. Kemudian menangis dan ditemukan warga, lalu dibawa ke mapolsek,” kata Kapolsek Panti AKP Zuhri.

Setelah diinformasikan melalui media sosial, dan diberitakan melalui media online, sambung kapolsek, ibu bocah malang itu diberi tahu jika anaknya ada di mapolsek.

“Tahu ramai diberitakan itu, ibunya langsung datang ke Mapolsek Panti. Ibunya ini bernama Irna warga Banyuwangi, dan sedang berkunjung ke rumah saudaranya di Panti sini. Anak ini kemudian dijemput ibunya itu sekitar pukul setengah 3 sore (15.00 WIB) tadi,” terangnya.

Saat datang menjemput, ibunya ini bersama dengan saudaranya. “Ibunya menjelaskan sedang berkunjung ke Panti dari Banyuwangi, bersama anaknya, dan saudaranya. Kini anak itu sudah dijemput pulang,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang bocah perempuan bernama Rita umur sekitar 4 tahun, ditemukan warga di sekitar permukiman warga Desa Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu siang (10/7/2019).

Saat ditemukan warga, anak kecil tersebut menangis sesenggukan dan mengaku berasal dari Banyuwangi. Ia anak pasangan Ibu Las dan Bapak Muhlisin. Karena khawatir anak kecil itu tidak aman, warga menyerahkannya ke Kantor Polsek Panti.

 

Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...