FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Diduga Terpeleset Saat Belajar Bersepeda, Bocah 5 Tahun di Jombang Tewas Tenggelam di Sungai

Peristiwa     Dibaca : 105 kali Jurnalis:
Diduga Terpeleset Saat Belajar Bersepeda, Bocah 5 Tahun di Jombang Tewas Tenggelam di Sungai
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Lokasi jatuhnya Arshaka, bocah yang tewas terpeleset ke anak sungai Brantas di Desa Pulogedang, Tembelang, Jombang. 

JOMBANG, FaktualNews,co – Diduga belum mahir bersepeda, seorang bocah yang masih berusia 5 tahun tewas terjatuh dan tenggelam di sungai di Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang, Jombang, Selasa (13/8/2019).

Korban diketahui bernama Arshaka Virendra Rafardhan (5) anak dari seorang ibu muda Fanny Vichyntia Inova (25) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh. Menurut informasi di lapangan, korban merupakan anak asuh panti asuhan Bibarokatil Ulum yang ada di desa setempat.

Irham Perangkat Desa setempat, membenarkan kejadian tersebut. Irham menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, ada salah satu warga yang sempat melihat tangan dan rambut manusia yang sempat muncul di permukaan anak sungai brantas sekitar 20 meter dari lokasi kejadian.

Saksi tersebut langsung belari dan menginformasikan kepada warga lainya. Hanya saja, tubuh korban kemudian sempat menghilang terbawa arus sungai. Korban berhasil ditemukan sekitar satu jam kemudian, sekitar satu kilometer dari lokasi awal.

Irham juga mengatakan, korban merupakan anak asuh panti asuhan Bibarokatil Ulum. Saat kejadian korban tengah belajar bersepeda bersama teman yang tinggal di panti asuhan yang sama. “Korban diduga terpeleset lalu jatuh kesungai, “ujar Irham.

Warga juga menemukan sebuah sepeda berukuran kecil yang diduga milik korban. Sepeda itu diduga sempat digunakan korban bermain dan belajar mengayun sepeda sebelum dia terpeleset dan jatuh ke anak sungai Brantas.

Polisi yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan visum luar terhadap jenazah korban. “Informasi dari polisi tadi jenazah langsung diserahkan kepada pihak panti asuhan untuk dimakamkan, “tandas Irham.

Sementara, pihak pengasuh Panti Asuhan enggan memberikan keterangan terkait insiden yang menimpa bocah malang tersebut.

 

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...