Gaya Hidup

Pengrajin Miniatur Truk di Trenggalek Banjir Pesanan

Berawal dari Anaknya Minta Mainan

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Berawal dari anaknya yang meminta mainan, Ribut Harsono (40) akhirnya memanen berkah. Berbekal peralatan seadanya dan kreatifitas yang dimiliki dia sukses memproduksi miniatur truk.

Hasil kreasi warga Dusun Jatirejo, Desa/Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek yang berawal karena iseng itu, kini justru diminati konsumen dan banjir pemesan.

Berbekal keahliannya dibidang mebel, dia mampu menciptakan miniatur truk berbahan limbah kayu yang sudah tidak terpakai.

Kendati berbahan kayu limbah, namun hasil kreasi yang ia ciptakan tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan detail, hampir menyerupai truk aslinya.

Menurut Ribut Harsono, semua itu bermula dengan adanya wabah pandemi covid-19. Karena sesuai imbauan dari Pemerintah untuk menunda bepergian atau merantau.

“Saya memang seorang perantau dan ke sehari-harinya bergelut dengan kayu. Ketika itu anak saya minta mainan, dikarenakan tidak bekerja dan tidak punya uang akhirnya munculah ide untuk membuat miniatur truk ini,” ucapnya, Rabu (17/6/2020).

Dijelaskan Ribut, setelah berhasil membuatkan miniatur untuk anaknya, kemudian ia mencoba peruntungan dengan iseng memposting pasarkan karyanya lewat media sosial.

“Tidak disangka-sangka, ternyata banyak komsumen yang memesan  hasil kerajinan tangan kami,” terangnya.

Untuk pemesannya, lanjut Ribut, ada yang dari dalam maupun luar wilayah. Dan yang paling jauh pemesan dari kota kediri, Tulungagung dan sekitarnya.

“Bahan untuk membuat miniatur, saya memanfaatkan bahan limbah kayu, untuk yang berukuran kecil. Sedangkan yang berukuran besar kita beli dari penjual kayu,” jelasnya.

Ditambahkan Ribut, untuk harga miniatur truk berukuran kecil dan masih mentah ( belum dilengkapi asisoris) dibandrol dengan Rp 600 ribu. Sedangkan yang berukuran besar dan sudah full audio bisa mencapai Rp 7 juta rupiah.

“Kami juga merencanakan, setiap malam Minggu akan menggelar pameran miniatur truk di wilayah Kecamatan Gandusari, Trenggalek,” pungkasnya.