BONDOWOSO, FaktualNews.co – Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Bondowoso mendapatkan kunjungan dari Prof. Fauzan, Wakil Mentri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Selasa (17/12 2024). Kunjungan tersebut juga dihadiri Pj Bupati Bondowoso, Plh Sekda, Kapolres Bondowoso, Dandim 0822, Camat Wonosari dan Kelompok Tani (Poktan) Desa Lombok Kulon.

Dalam pemaparannya, Prof. Fauzan mengatakan kunjungan dilakukan dalam rangka untuk melihat praktek baik yang sudah terlaksana di Bondowoso, terutama di Desa Lombok Kulon. “Dalam hal ini adalah pengembangan beras organik. Pengembangan pertanian padi organik di Desa Lombok Kulon ini, menjadi salah satu pendampingan dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Bank Indonesia melalui penelitian teknologi dan sains pertanian,” ungkapnya.

Ia menyebut, pendampingan UMM adalah contoh konkrit bagaimana perguruan tinggi bersinergi dengan berbagai pihak yang semuanya terlibat dalam rangka mendevelope supaya Lombok Kulon menjadi Desa mandiri. “Sejak 2013 itu UMM memiliki komitmen bagaimana kampus ini memberikan manfaat kepada masyarakat. Kemudian tentu ketika bicara tentang manfaat, itu harus dilihat potensi daerah sehingga salah satunya di Bondowoso ini rasanya memang sangat visible kalau itu dikembangkan berasnya,” ujarnya.

Pengembangan beras organik sendiri ditengarai oleh keluhan petani karena tingginya biaya operasional. Sehingga petani kurang dapat memperoleh keuntungan. “Ada fikiran kemudian bagaimana kalau itu dikembangkan menjadi organik. Disamping secara kapasitas itu meningkat perolehan panen per-hektarnya, tetapi juga ada unsur kesehatan karena semuanya itu menggunakan bahan-bahan organik,” jelasnya. Ia meyakini, tak hanya mengendalikan inflasi, melalui program beras organik juga akan menjadi pertumbuhan ekonomi di Bondowoso.