Empat Bocah SD Terduga Pelaku Pembakar Temannya di Situbondo, Dipanggil Polisi
SITUBONDO, FaktualNews.co-Untuk mendalami kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat empat bocah SD di Kota Situbondo, dengan korban seorang temannya berinisial AQ (10), anak pasangan suami istri (Pasutri) asal Kecamatan Kota, Kabupaten Situbondo.
Penyidik perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Situbondo, memanggil empat bocah terduga pelaku yang membakar temannya. Akibat peristiwa tersebut, korban AQ mengalami luka bakar serius di bagian wajah, kedua tangan dan di bagian dada hingga perutnya.
Namun, dalam memenuhi panggilan penyidik PPA Satreskrim Polres Situbondo, empat bocah tersebut, didampingi para orang tuanya ke Mapolres Situbondo.
“Sekitar jam 11.00 WIB empat bocah terduga pelaku tindak penganiayaan, mereka datang ke Mapolres Situbondo, dengan didampingi orang tuanya, sekitar dua jam mereka ada di ruang penyidik PPA,”ujar DK, salah seorang tetangganya, Selasa (13/5/2025).
Menurutnya, berdasarkan informasi dari para orang tua terduga pelaku, empat bocah tersebut kembali akan diminta keterangannya penyidik PPA Satreskrim Polres Situbondo.
“Sesuai informasi dari para orang tuanya, besok (Rabu hari ini-red), empat bocah terduga pelaku juga akan dipanggil kembali oleh penyidik PPA,”beber DK.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengakui untuk mendalami dugaan penganiayaan berat empat anak dibawah umur, dengan korban yang juga masih dibawah umur, pihaknya memanggil empat bocah terduga pelaku.
“Selain diklarifikasi penyidik PPA, empat anak yang berhadapan dengan hukum tersebut, mereka juga disuruh memperagakan saat melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban AQ,”kata AKP Agung Hartawan.
Seperti diberitakan sebelumnya, nasib tragis dialami seorang bocah berusia 10 tahun asal Kecamatan Kota, Kabupaten Situbondo. Bocah kelas IV salah satu SD diketahui mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.
Saat ini, bocah berinisial AQ menjalani perawatan secara intensif di ruang ICU RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, dengan kondisi wajah, tubuh, dan tangannya mengalami luka bakar. Bahkan kondisi rambutnya juga terbakar.


