Kepergok Mencuri Uang Rp50 Ribu, Wajah Seorang Pria di Situbondo Nyonyor Dihajar Massa
SITUBONDO, FaktualNews.co-Kepergok mencuri uang Rp50 ribu di jok sepeda motor milik Syamsul Arifin (62), warga Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo, seorang pria bernisial RA (39), wajahnya nyonyor dihajar puluhan warga setempat.
Karena khawatir terduga pelaku asal Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, mengalami luka yang lebih parah lagi. Sehingga petugas Polsek Panji langsung mengamankan Restu Andika ke Mapolsek setempat.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian uang di jok sepeda motor korban, berawal saat korban memarkir sepeda motornya di depan gudang miliknya. Selanjutnya, korban pergi ke sawahnya untuk melihat tanaman padinya.
Namun, setelah 10 menit berselang memarkir sepeda motornya, Ridlo salah seorang warga setempat melihat pelaku mondar-mandir di motor korban. Bahkan, Ridlo melihat pelaku membuka paksa jok sepeda motor korban.
Melihat pelaku membuka jok motor korban, Ridlo menghampiri pelaku dan memanggil korban, agar memeriksa barang yang hilang di jok motornya, dan setelah dicek ternyata uang Rp50 ribu milik korban tidak ada ditempatnya.
Mengetahui Restu Andika merupakan pencuri spesialis di jok motor, puluhan warga sekitar langsung menghajarnya, sebelumnya akhirnya diamankan petugas ke Mapolsek Panji, Situbondo.
“Awalnya dia tidak mengaku sebagai pencuri, namun setelah memanggil korban, dia mengaku mencuri uang Rp50 di jok motor korban H Syamsul,”ujar Ridlo, Selasa (17/6/2025).
Sementara itu, Kapolsek Panji, Situbondo AKP Nanang Priyambodo melalui Kanit Reskrim Aipda Mualif membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya masih melakukan proses sidik.
“Bahkan, selama proses sidik belum selesai, terduga pelaku wajib lapor,”kata Aipda Mualif.
Sekadar diketahui, sebelumnya pada Minggu (8/6/2025) terduga pelaku Restu Andika (39), dihajar puluhan warga Dusun Bataan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, karena kepergok mencuri uang di jok motor milik petani.
Namun, korban tidak melaporkan kasusnya ke Mapolsek Panarukan, sehingga terduga pelaku dibebaskan, hingga akhirnya melakukan aksinya kembali di Desa Tenggir, Kecamatan Pani, Situbondo.


