SITUBONDO, FaktualNews.co-Seorang balita berinisial ZA  asal Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo  tewas, dengan kondisi di bagian wajahnya mengalami luka  lebam.

Diduga kuat, balita berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 20 bulan dibunuh ibu kandungnya berinisial SH. Saat ini, dugaan kasus pembunuhan tersebut, ditangani penyidik perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Situbondo.

Terungkapnya ZA menjadi korban pembunuhan itu, berawal saat JN orang tuanya membawa ZA ke Puskesmas Asembagus pada Selasa (19/8/2025) malam. Saat dibawa ke Puskesmas kondisi ZA diketahui sudah tidak bernyawa.

Kepala Puskesmas Asembagus, dr Siti Choiroh mengakui pada Selasa (19/8/2025) malam, seorang pria memhawa anaknya yang masih balita ke Puskesmas.

“Saat dibawa kondisinya sudah meninggal, sehingga petugas medis langsung memeriksa kondisi mayat balita tersebut. Diduga kuat, ZA meninggal tiga hari lalu,”ujar dr Siti Choiroh, saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (20/8/2025).

Dokter Siti Choiroh menjelaskan, begitu mengetahui ZA sudah meninggal, petugas medis langsung memeriksa bagian luar mayat ZA. Selanjutnya, pihaknya langsung menyerahkan jasad ZA kepada orang tuanya.

“Hasil pemeriksaan wajah ZA memang  lebam, namun kami tidak dapat memastikan luka lebam tersebut, menjadi penyebab meninggalnya ZA, mengingat petugas medis hanya melakukan pemeriksaan bagian luar saja,”beber dr Siti.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengatakan, diakui pihaknya masih melakukan penyelidikan, dugaan kasus pembunuhan balita berinisial ZA, dengan terduga pelaku ibu kandungnya sendiri.

“Karena berdasarkan keterangan kerabatnya,  ibu kandungnya mempunyai riwayat gangguan jiwa, sehingga kami langsung membawa SH ke rumah sakit jiwa di Bondowoso, untuk diperiksa kejiwaannya,”kata AKP Agung Hartawan.