JOMBANG, FaktualNews.co-Musibah bencana alam di Aceh, Sumatera, yang menelan banyak korban jiwa dan materi memantik reaksi keprihatinan hampir seluruh rakyat Indonesia. Mereka juga merasakan kepedihan yang dialami korban bencana Aceh tersebut.

Tak terkecuali warga di Wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, juga ikut merasakan duka mendalam yang dialami korban bencana alam di Aceh.

Karena itu, sejumlah tokoh di Wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, membentuk Panitia Penggalangan Dana untuk disalurkan ke saudaranya yang tertimpa musibah di Aceh.

Dalam pertemuan yang melibatkan kepala desa dan Pimpinan Ormas Islam se Kecamatan Bandar Kedungmulyo pada Rabu (10/12/2025) terbentuklah panitia penggalangan dana untuk korban Aceh yakni H Karnadi (59) tokoh Jombang, yang tinggal di Desa Tinggar, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, sebagai Ketua Panitia.

Kepada FaktualNews.co, Sabtu (13/12/2025), H Karnadi mengatakan, dalam kepanitiaan penggalangan dana ini, semua ormas Islam yang ada di Bandar Kedungmulyo dilibatkan. Hal ini, menurut Abah Karnadi (panggilan akrab H Karnadi) agar semakin erat hubungan antar Ormas Islam yang ada di Bandar Kedungmulyo.

Dikatakan Abah Karnadi, pembentukan panitia penggalangan dana untuk korban bencana di Aceh ini, tercetus setelah melihat bencana di Aceh yang membawa korban jiwa tidak sedikit selain korban materi.

Dari situlah sejumlah tokoh di Bandar Kedungmulyo, berinisiasi membantu korban dengan menggalang dana melalui panitia.

“Dari pemikiran itulah, akhirnya kami dari Ormas Islam dan kepala desa se Kecamatan Bandar Kedungmulyo, berkumpul di Taman BAC Banjarsari, membentuk panitia,”ujar Abah Karnadi.

Abah Karnadi lebih lanjut mengatakan, dalam pertemuan itulah spontanitas terkumpul dana sekitar Rp 11 juta. Hingga saat ini, donasi untuk korban bencana Aceh yang dibuka Jumat (12/12/2025) kemarin sudah terkumpul sekitar Rp 25 juta.

Jumlah ini, belum termasuk panitia yang ada di 11 desa di wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo, bekeliling dari rumah ke rumah warga. Selain itu, juga sekolah sekolah yang ada di Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Penggalangan dana ini, kata Karnadi dibuka sejak tanggal 12 hingga 20 Desember. Karena kepedulian warag Kecamatan Bandar Kedungmulyo terhadap korban bencana Aceh, hampir bisa dipastikan jumlah perolehannya besar.

Setelah dana terkumpul panitia kembali rapat disumbangkan bentuk barang atau uang, tergantung hasil rapat panitia dan kebutuhan yang mendesak korban bencana.

“Seluruh hasil penggalangan dana itu langsung kami kirim atas nama warga  Kecamatan Bandar Kedungmulyo,”ujar Abah Karnadi.

“Semoga saja upaya kami dalam membantu korban bencana di Aceh bisa maksimal yang tentunya bisa meringankan beban saudara kita yang kena musibah,”pungkas H Karnadi.