SITUBONDO, FaktualNews.co-Ratna Ningsih (41), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Situbondo, dilaporkan berada di Najran, Arab Saudi, yang tengah mengalami eskalasi konflik internasional. Kondisi ini memicu kekhawatiran pihak keluarga di tanah air.

Selain itu, PMI bernama Sriwahyu Ningsih (40), asal Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, juga dekat dengan wilayah konflik  dan minta untuk dipulangkan ke kampung halamannya.

“Saya bekerja sebagai PRT di negara Oman, kebetulan di Oman ada pangkalan militer Amerika Serikat, sehingga para PMI meminta perlindungan ke kantor Kedubes RI di Oman. Sementara saya tinggal di rumah kontrakan,”ujar Ningsih, saat curhat dengan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo melalui akun tiktoknya.

Diperoleh keterangan, Ratna Ningsih diketahui berangkat ke Najran untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ia telah beberapa waktu berada di negara tersebut sebelum situasi keamanan memburuk.

Pihak keluarga berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI untuk memfasilitasi evakuasi atau pemulangan Ratna Ningsih.

Dalam video yang beredar di media sosial, Ratna Ningsih memohon bantuan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Anggota DPR RI Nashim Khan, dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo untuk menjamin keselamatannya.

“Kami hanya berharap ada perhatian serius dari pemerintah agar ibu kami bisa segera dipulangkan dengan selamat,” harap putri kandungnya, Rumdhaniyatul Maqfirah.

Menurutnya, komunikasi dengan ibu masih terjalin, namun kondisi ibu kayak ketakutan, karena situasi tegang di lokasi kerjanya,” ujar Fira saat dikonfirmasi.

“Kekhawatiran keluarga semakin meningkat setelah beredar sebuah video ibu viral  di media sosial TikTok, yang  menyampaikan permohonan bantuan kepada pemerintah Indonesia agar dapat segera dipulangkan ke tanah air,”bebernya.

Sementara itu, menanggapi permintaan PMI asal Kabupaten Siubondo,yang bekerja di wilayah konflik, Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo  berjanji akan menindaklanjuti ke pihak terkait, untuk mengevakuasi para PMI asal Kabupaten Situbondo tersebut.

“Saya akan berupaya untuk  mengevakuasi PMI asal Situbondo, yang akan bekerja di wilayah konflik, dengan cara berkoordinasi pihak terkait, agar para PMI bisa pulang ke Situbondo,”kata Mas Rio,