Tabrakan Adu Moncong Dua Motor di Jalur Pantura Situbondo, Empat Orang Meninggal
SITUBONDO, FaktualNews.co--Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di jalur Pantura, tepatnya di Jalan Raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 16.32 WIB. Akibat kecelakaan empat orang meninggal dunia.
Tiga korban dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian, yakni Alwi (31), M. Riki (16) warga Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, dan Firman (22) warga Kecamatan Asembagus.
Sementara itu, satu korban lainnya, M. Ali (20) warga Desa Kukusan, menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di RSU dr. Abdoer Rahem Situbondo.
Kecelakaan bermula saat Firman yang mengendarai Honda Vario bernopol P 5812 FF melaju kencang dari arah timur menuju barat. Di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor bernopol P 3538 EW yang dikendarai Alwi dengan membonceng dua temannya.
Nahas, saat tiba di lokasi, motor yang dikendarai Alwi tiba-tiba oleng ke kanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kedua kendaraan sama-sama melaju dalam kecepatan tinggi, benturan keras tidak terhindarkan.
“Kedua pemotor sama-sama kencang. Saat motor yang berboncengan dua itu melintas, tiba-tiba oleng ke kanan hingga terjadi tabrakan adu banteng,” ujar Misnadi, salah seorang warga di lokasi kejadian, Jumat (13/3/2026).
Kerasnya benturan membuat keempat korban terpental ke aspal dengan kondisi tubuh yang mengenaskan. Selain menelan korban jiwa, kedua sepeda motor yang terlibat juga mengalami kerusakan parah hingga tak berbentuk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, menjelaskan bahwa berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, kecelakaan dipicu oleh hilangnya kendali salah satu pengendara.
“Penyebab tabrakan yang menewaskan empat orang ini adalah pengendara atas nama Alwi tidak dapat mengendalikan setirnya, sehingga motor oleng ke kanan dan tertabrak motor dari arah berlawanan,” pungkas Ipda Hariyanto.


