Daftar Korban Bus Sudiro Tungga Jaya yang Terguling di Tol Jomo
JOMBANG, FaktualNews.co – Kecelakaan tunggal Bus antar kota Sudiro Tungga Jaya di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 686+700 jalur A, Kamis (21/5/2026) pagi, menyebabkan sembilan penumpang dan kru mengalami luka-luka.
Dari data kepolisian, korban luka berat dalam insiden tersebut didominasi penumpang asal Surabaya. Total terdapat lima korban luka berat (LB) dan empat korban luka ringan (LR). Sementara delapan penumpang lainnya dilaporkan selamat.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, menjelaskan bus bernopol AE-7264-UP itu mengalami kecelakaan saat perjalanan dari Magetan menuju Surabaya.
“Diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, masuk ke parit median tengah lalu menabrak beton pembatas hingga kendaraan terguling,” jelasnya.
Korban luka berat masing-masing Andi Awan Prabowo (37), sopir bus asal Unggulrejo, Yogyakarta, kemudian Sugeng (38) asal Madiun, Alfian (38) warga Menur Surabaya, Suyono (52) warga Kutisari Surabaya, serta Seindah Mawarni (53) warga Dukuh Kupang Surabaya.
Sementara korban luka ringan terdiri dari Nur Yasin (35) kondektur asal Jetak Kecamatan Geneng Ngawi, kemudian Fitriana (60) asal Magetan, Primson (49) warga Gubeng Surabaya dan Ayu Dyah Siti Maisaroh (31) asal Sukowinangon, Magetan.
Data tersebut menunjukkan sebagian besar korban luka berat merupakan penumpang tujuan Surabaya. Selain itu, terdapat pula penumpang lanjut usia yang ikut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
AKBP Hendrix menyebut, saat kejadian kondisi arus lalu lintas di Tol Jomo terpantau lancar dan cuaca cerah. Namun bus yang melaju di lajur cepat diduga hilang kendali akibat sopir mengantuk.
Bus kemudian terperosok ke median jalan, menabrak beton pembatas, lalu terguling dan menghantam wire rope hingga sebagian badan kendaraan masuk ke jalur B.
Petugas PJR bersama pengelola tol langsung melakukan evakuasi korban, pengaturan arus lalu lintas, serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta, belum termasuk kerusakan fasilitas tol yang masih dalam proses penghitungan.
Polisi kembali mengimbau para pengemudi angkutan umum maupun kendaraan pribadi untuk tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk demi mencegah kecelakaan lalu lintas. (KabarJombang.com)


