LAMONGAN, FaktualNews.co-Persela Lamongan tidak hanya bergerak di bursa pemain dan persiapan tim. Menyongsong Championship 2026/2027, Laskar Joko Tingkir juga mulai membangun fondasi penting di luar lapangan.

Manajemen Persela kini tengah merenovasi mess pemain yang berlokasi di Jalan dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 28, Lamongan.

Bangunan bersejarah peninggalan era Belanda tersebut akan disulap menjadi hunian yang lebih modern, nyaman, dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kebutuhan tim.

Langkah ini menjadi bagian dari proyek jangka panjang yang sedang digarap manajemen. Tujuannya sederhana namun krusial. Di antaranya menciptakan lingkungan yang membuat pemain merasa betah, fokus, dan tenang selama menjalani aktivitas bersama tim.

“Alasan manajemen, pemain harus merasa nyaman dan tenang. Untuk itu mess ini direnovasi,” ujar Kepala Rumah Tangga Mess Persela, Mahfud, yang akrab disapa Lepok. Sabtu (30/5/2026).

Renovasi tidak hanya menyentuh kamar para pemain. Persela juga menyiapkan sejumlah fasilitas baru yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan skuad sehari-hari.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah hadirnya ruang meeting multifungsi. Selain digunakan untuk rapat tim, ruangan tersebut akan dilengkapi layar monitor yang dapat dimanfaatkan sebagai home theater.

“Selain digunakan meeting, juga terdapat layar monitor yang bisa dipakai untuk menonton film, nobar sepak bola, atau karaoke. Sesekali refreshing, tetapi tetap dalam pengawasan,” jelas Lepok.

Tak berhenti di situ, manajemen juga menyiapkan ruang khusus bagi tim pelatih. Ruangan tersebut nantinya dapat digunakan untuk rapat internal, menyusun program latihan, hingga merancang strategi pertandingan.

Menurut Lepok, renovasi yang dimulai pada Sabtu (30/5/2026) dilakukan pada bagian dalam maupun luar bangunan. Namun, manajemen tetap mempertahankan bentuk asli bangunan yang menjadi salah satu ikon sejarah Persela.

“Renovasi dilakukan di bagian dalam dan luar tanpa mengubah bentuk bangunan,” tegasnya.

Jika skuad yang kompetitif menjadi modal utama di atas lapangan, maka mess yang nyaman bisa menjadi fondasi penting di belakang layar. Persela tampaknya memahami bahwa membangun tim kuat tidak hanya soal pemain dan pelatih, tetapi juga menciptakan rumah yang membuat seluruh elemen tim merasa berada di tempat yang tepat.

“Proses renovasi ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Harapannya, seluruh fasilitas sudah siap digunakan sebelum tim memulai program latihan menghadapi musim baru,” pungkasnya.