TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Petugas Polsek Sumbergempol, Tulungagung,  menggelar kegiatan edukasi dan penertiban kendaraan bermotor di SMPN 1 Sumbergempol.

Hasilnya, sebanyak 17 motor milik pelajar SMPN 1 Sumbergempol terpaksa diamankan lantaran menggunakan knalpot brong.

Kapolsek Sumbergempol, AKP Moh. Anshori mengatakan, awalnya masyarakat mengeluh terkait penggunaan knalpot brong yang dilakukan pelajar SMPN 1 Sumbergempol.

Merespon laporan itu, pihaknya turut melakukan sosialisasi peningkatan kesadaran tertib berlalu lintas bagi pelajar di sekolah itu.

“Kami mendatangi SMPN 1 Sumbergempol untuk memberikan edukasi tertib berlalu lintas, sosialisasi standar teknis kendaraan bermotor sesuai Undang-undang Lalu Lintas dan pemeriksaan kelengkapan kendaraan milik pelajar,” kata AKP Moh. Anshori, Jumat (5/6/2026).

Selama kegiatan, pihaknya memberikan pembinaan bagi para siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan kendaraan yang memenuhi standar keselamatan.

Pihaknya juga mengingatkan agar para siswa tidak melakukan modifikasi kendaraan yang melanggar aturan.

Di antaranya seperti penggunaan knalpot brong, tidak memasang spion pada kendaraan, tidak menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Maupun perubahan spesifikasi teknis lainnya yang tidak sesuai standar pabrikan.

“Selain melanggar aturan, modifikasi pada sepeda motor yang tidak sesuai standar juga membahayakan,” ungkapnya.

Setelah pemberian edukasi, pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan pada sejumlah sepeda motor milik pelajar SMPN 1 Sumbergempol. Hasilnya, sbanyak 17 unit sepeda motor tidak memenuhi ketentuan teknis, seperti menggunakan knalpot brong, tidak dilengkapi spion dan tidak memasang TNKB.

Belasan sepeda motor itu kemudian diamankan petugas untuk pemberian sanksi tilang bagi kendaraan yang melanggar. Petugas juga memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar.

“Kendaraan yang kami amankan kami serahkan kepada Satlantas Polres Tulungagung untuk penanganan sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya. (Isal).