TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Petugas pemadam kebakaran di Tulungagung menangani dua peristiwa kebakaran dengan skala sedang pada Sabtu (6/6/2026) malam tadi. Dua peristiwa kebakaran itu disebabkan lantaran kelalaian manusia, sehingga memicu terjadinya kebakaran.

Kasi Operasional dan Pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, kebakaran pertama terjadi di rumah Jianah warga Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung sekitar pukul 19.00 WIB.

“Awalnya, malam itu cucu Jianah sedang memasak di dapur dan tidak lama kemudian keluar rumah tanpa mematikan kompor di dapur,” kata Bambang Pidekso, Minggu (7/6/2026).

Saat kembali ke rumah sekitar pukul 19.30 WIB, bagian dapur di rumahnya sudah dilahap si jago merah. Petugas yang menerima laporan segera menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) untuk melakukan upaya pemadaman.

Petugas memerlukan waktu selama kurang lebih 38 menit untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada bara api yang menyala. Akibatnya, bangunan dapur, sejumlah peralatan dapur dan beberapa surat berharga ludes terbakar.

“Kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp50 juta. Penyebab kebakaran dipastikan karena kelalaian, lupa mematikan kompor,” ungkapnya.

Tiga jam berselang, petugas kembali mendapat laporan terjadinya kebakaran di gudang penyimpanan tembakau milik Sunaryo yang berlokasi di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung sekitar pukul 23.35 WIB.

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 33 menit, dimana api benar-benar berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.20 WIB. Diketahui, penyebab kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang membakar gubuk kayu di luar gudang hingga merembet mengenai gudang.

“Kerugian yang disebabkan kebakaran gudang tembakau ini kurang lebih mencapai Rp5 juta. Beruntung api hanya mengenai bagian atap gudang dan tidak sampai membakar isinya,” pungkasnya.(Isal)