Dua Rumah di Tulungagung Terbakar dalam Hitungan Jam, Kerugian Capai Rp130 Juta
TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Dua rumah warga di Kabupaten Tulungagung dilanda kebakaran dalam rentang waktu sekitar tiga jam pada Minggu (28/6/2026). Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut, namun total kerugian material diperkirakan mencapai Rp130 juta.
Kepala Seksi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan kedua kebakaran terjadi di Kecamatan Kedungwaru dan Kecamatan Pakel. Dugaan sementara, keduanya dipicu korsleting listrik.
“Hari ini kami menangani dua kejadian kebakaran rumah warga di Kecamatan Kedungwaru dan Kecamatan Pakel,” ujar Bambang, Minggu (28/6/2026).
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di rumah milik Suprapti, warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Namun, sebagian besar bangunan rumah beserta perabotan di dalamnya telah hangus terbakar. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
“Diduga penyebabnya korsleting listrik dari dalam rumah. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta,” jelas Bambang.
Sekitar tiga jam kemudian, tepatnya pukul 13.24 WIB, petugas kembali menerima laporan kebakaran rumah warga di Desa Tamban, Kecamatan Pakel.
Rumah milik Andhi Rahman tersebut terbakar setelah terdengar ledakan yang diduga berasal dari kulkas. Api kemudian menyambar area dapur dan menghanguskan sebagian bangunan serta perabotan rumah tangga.
Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan.
“Kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada kulkas. Kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta,” pungkasnya.


