295 Atlet Ikuti Kejurda Aquathlon Jawa Timur 2026 di Situbondo
SITUBONDO, FaktualNews.co – Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jawa Timur menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Aquathlon 2026 di Water Sport Jasalindo, Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Minggu (28/6/2026). Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda untuk dipersiapkan menuju berbagai kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
Ketua FTI Jawa Timur, Anastasia Kirana, mengatakan kejuaraan tersebut diprioritaskan bagi atlet kelompok usia 6 hingga 17 tahun. Namun, fokus utama pembinaan diarahkan pada atlet usia 11–13 tahun sebagai bagian dari proyeksi jangka panjang menuju Youth Olympic Games.
“Kami fokuskan pada kelompok usia 11 sampai 13 tahun untuk menyiapkan atlet menuju Youth Olympic Games,” ujar Kirana.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga triathlon, FTI Jawa Timur membebaskan biaya pendaftaran bagi seluruh peserta berusia di bawah 17 tahun. Biaya hanya dikenakan pada kategori Open yang diperuntukkan bagi atlet elite.
Menurut Kirana, terselenggaranya Kejurda Aquathlon ini merupakan hasil kolaborasi FTI Jawa Timur dengan Jasalindo selaku penyedia venue serta Pemerintah Kabupaten Situbondo.
Ia menambahkan, Situbondo kerap menjadi pilihan lokasi kegiatan FTI karena dukungan pemerintah daerah yang dinilai sangat besar terhadap perkembangan olahraga triathlon.
“Sebagai cabang olahraga yang relatif baru, kami memprioritaskan pembibitan atlet. Bersamaan dengan kompetisi ini, kami juga menjalankan program talent scouting untuk menjaring atlet-atlet potensial menuju Porprov, PON, hingga Youth Olympic Games,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Situbondo, Nusa Aldera, mengungkapkan Kejurda Aquathlon Jawa Timur 2026 diikuti 295 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.
Kejuaraan tersebut mempertandingkan enam kategori usia, yakni kelompok umur 6–7 tahun, 8–9 tahun, 10–11 tahun, 12–13 tahun, 15–17 tahun, serta kategori Open.
“Untuk kategori Open diikuti atlet-atlet elite, termasuk mantan atlet PON hingga SEA Games yang turut ambil bagian dalam Kejurda Aquathlon Jawa Timur 2026,” ujar Nusa.
Ia menilai pemilihan Pantai Pasir Putih Situbondo sebagai lokasi lomba sangat tepat karena didukung fasilitas dan venue yang berkualitas.
“Tempat ini merupakan salah satu venue terbaik untuk olahraga aquathlon di Jawa Timur bahkan Indonesia,” tambahnya.
Melalui sinergi antara KONI Situbondo dan FTI Jawa Timur, kejuaraan yang rutin digelar tiga hingga empat kali dalam setahun ini diharapkan menjadi sarana pembinaan dan regenerasi atlet secara berkelanjutan.
“Kami ingin mempercepat kesiapan atlet-atlet muda, khususnya atlet lokal Situbondo, agar mampu meraih prestasi maksimal pada Porprov X Jawa Timur 2027 di Surabaya,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, ratusan atlet tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian lomba yang memadukan cabang renang dan lari tersebut. Kejuaraan ini juga dihadiri Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo serta Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil.
Selain diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, ajang ini juga menarik lebih dari 30 peserta dari luar provinsi, sehingga semakin menegaskan posisi Situbondo sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga aquathlon di Indonesia.


