Masuk Deretan 10 Klub Tertua Jatim, PSID Jombang Pelanggan Kasta Terendah
JOMBANG, FaktualNews.co – PSID Jombang sebagai salah satu klub peserta Liga 3 Jatim, bukan klub sepakbola kemarin sore. Didirikan pada tahun 1953, tim asal kota santri ini masuk dalam deretan 10 tim tertua di Jawa Timur.
Dikutip dari berbagai sumber, klub perserikatan di Jawa Timur yang pertama kali hadir adalah Persekap Kota Pasuruan. Laskar Untung Soeropati, julukan Persekap, berdiri pada tahun 1926. Tim ini memiliki basis pendukung dengan nama Soeropati.
Pada tahun 1927, hadir Persebaya Surabaya. Nama Persebaya, bukan nama asing bagi pecinta sepakbola tanah air. Tim bajul ijo memiliki basis suporter bukan hanya di Surabaya. Hampir di semua daerah di Indonesia, ada bonek, julukan untuk suporter Persebaya Surabaya.
Prestasi Green Force di persepakbolaan nasional juga moncer. Persebaya Surabaya adalah magnet tersendiri dalam percaturan sepakbola tanah air.
Klub berikutnya yang masuk dalam deretan klub tertua di Jatim, yakni PSBI Blitar. Laskar Singo Lodro atau Laskar Bung Karno, julukan untuk PSBI berdiri pada tahun 1928.
Dalam kiprahnya di persepakbolaan nasional, tidak banyak catatan yang bisa dimunculkan dari tim kebanggan Blitzman dan Freedom Gate 1928, julukan untuk suporter PSBI Blitar ini.
Pada deretan klub tertua Jatim, berikutnya ada PSM Madiun (1929), Persibo Bojonegoro (1949), Persik Kediri (1950), serta Persenga Nganjuk (1950) dan Persid Jember (1952).
Persibo Bojonegoro dan Persik Kediri, dalam catatan sejarah sepakbola Indonesia pernah menjadi tim yang disegani. Persibo pernah menjuarai Piala Indonesia. Sedangkan Persik Kediri, dua kali menjuarai kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Berikutnya, dalam deretan 10 klub tertua di Jawa Timur, ada Persema Malang dan PSID Jombang. Dua tim perserikatan ini berdiri pada tahun 1953.
Berbicara usia klub, PSID Jombang bukan lagi disebut klub muda. Sayangnya, meski usianya telah memasuki 65 tahun, prestasinya masih datar-datar saja.
Pada tahun 2018 ini, PSID Jombang tergabung dalam kompetisi Liga 3 Jatim. Liga 3 merupakan kompetisi strata terendah dalam kompetisi sepakbola nasional.
Selama beberapa tahun ke belakang, laskar Kebo Kicak hanya berkutat pada level terendah dalam strata kompetisi sepakbola nasional.
Jangankan meraih prestasi dalam bentuk trophy juara. Untuk bangkit atau ‘mentas’ dari divisi amatir pun ibarat pungguk merindukan bulan.
“Saya kira semua pencinta bola, semua orang Jombang juga sudah tahu dan faham kenapa PSID (Jombang) tidak pernah membawa prestasi atau membawa (pulang) thropy,” Kata Basuki, mantan pengurus PSID Jombang, menanggapi seretnya prestasi Laskar Kebo Kicak. (Elok F/MSi)


