Sate Cup 2026 Digelar, 313 Atlet Silat Bersaing di Sampang
SAMPANG, FaktualNews.co – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sampang kembali menggelar kejuaraan pencak silat tahunan bertajuk Sate Cup 2026.
Mengusung tema “Menjunjung Tradisi Merajut Prestasi di Bumi Bahari”, kejuaraan ini diikuti 313 atlet dari 12 perguruan pencak silat. Ajang tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus upaya pencarian bibit atlet berprestasi sejak usia dini.
Ketua IPSI Kabupaten Sampang, Moh. Munadi, mengatakan Sate Cup merupakan agenda rutin tahunan yang digelar IPSI. Tahun ini, nama kejuaraan yang sebelumnya dikenal sebagai IPSI Cup resmi berganti menjadi Sate Cup dengan filosofi yang mencerminkan nilai persaudaraan antarpesilat.
Menurut Munadi, istilah Sate merupakan singkatan dari “Sa Ateh Sa Taretanan” yang berarti satu keluarga. Filosofi tersebut menggambarkan bahwa seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Sampang memiliki ikatan persaudaraan yang kuat.
“Persaingan hanya terjadi saat berada di arena pertandingan. Di luar gelanggang, seluruh atlet dan perguruan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Tujuan utama kami adalah meraih prestasi dan membawa nama baik Kabupaten Sampang melalui olahraga pencak silat,” ujar Moh. Munadi, Senin (27/7/2026).
Ia menjelaskan, peserta Sate Cup 2026 berasal dari berbagai kelompok usia, mulai usia dini 1, usia dini 2, pra remaja, remaja, hingga dewasa. Bahkan, kategori usia dini diikuti atlet-atlet cilik yang diproyeksikan menjadi generasi penerus pencak silat Sampang.
“Anak-anak yang tampil hari ini merupakan investasi olahraga Sampang. Jangan hanya melihat hasil saat ini, tetapi lihat 10 tahun ke depan. Dengan pembinaan yang intensif, mereka dapat menjadi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.
Munadi menambahkan, pembinaan yang dilakukan melalui berbagai kejuaraan mulai menunjukkan hasil positif. Pada Kejuaraan Provinsi Jawa Timur yang berlangsung pada Juni 2026, atlet IPSI Sampang berhasil meraih juara pertama dan juara ketiga.
“Prestasi tersebut lahir dari proses seleksi dan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang. Kami optimistis Sate Cup akan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Sate Cup 2026 diikuti 313 atlet dari 12 perguruan pencak silat dari total 24 perguruan yang berada di bawah naungan IPSI Kabupaten Sampang.
Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi yang diwakili Asisten I Sudarmanta memberikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Menurutnya, pencak silat merupakan olahraga yang perlu terus dikembangkan agar semakin membudaya di tengah masyarakat sekaligus mampu meningkatkan prestasi atlet daerah.
“Pemerintah Kabupaten Sampang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Olahraga harus terus didorong agar benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat serta mampu meningkatkan prestasi atlet di tingkat daerah maupun nasional,” kata Sudarmanta.
Ia berharap Sate Cup 2026 dapat menjadi ajang lahirnya atlet-atlet baru yang mampu membawa nama harum Kabupaten Sampang di berbagai kejuaraan.
“Harapan kami, dari kejuaraan ini akan lahir bibit-bibit atlet yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sampang di tingkat regional hingga nasional,” pungkasnya.


