Banjir Sungai Gladak Gorok Lamongan Rendam Puluhan Rumah di Made
LAMONGAN, FaktualNews.co–Hujan deras yang turun sejak dini hari berubah menjadi mimpi buruk bagi warga Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Sungai Gladak Gorok meluap, Senin (22/12/2025),
Air merendam puluhan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Ironisnya, banjir tersebut tak juga surut hingga sembilan jam lamanya.
Luapan air sungai yang merupakan anak Sungai Plalangan itu membuat air masuk ke rumah-rumah warga, merendam seluruh ruangan mulai dari kamar tidur, dapur, hingga kamar mandi.
Aktivitas warga lumpuh, sementara sebagian terpaksa bertahan di dalam rumah dengan kondisi lantai terendam.
Hanafi, salah satu warga terdampak, menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah dibanding kejadian sebelumnya. Ia mengatakan hujan deras mulai mengguyur sejak fajar dan membuat debit Sungai Gladak Gorok meningkat drastis.
“Banjir mulai dari subuh. Semua ruangan rumah terendam. Di sekitar sini sedikitnya sembilan rumah terdampak,” ungkap Hanafi. Senin (22/12/2025).
Warga lainnya, Susi, mengaku kaget karena air tidak hanya masuk dari pintu, tetapi juga merembes dari lantai keramik rumahnya. Menurutnya, derasnya aliran Sungai Gladak Gorok menjadi penyebab utama banjir di kawasan permukiman tersebut.
“Airnya sampai keluar dari pori-pori lantai. Di sini ada sekitar 16 rumah yang tergenang. Ini dilewati aliran Sungai Gladak Gorok,” ujarnya.
Tak hanya permukiman, banjir juga merendam lahan pertanian dan perikanan milik warga. Sejumlah ruas Jalan Perumnas Made ikut tergenang, menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat setempat.
Hingga siang hari, warga masih diliputi kekhawatiran air kembali naik apabila hujan turun.


