Kabar Baik! 89 Rumah di Sampang Bakal Direnovasi Lewat Program Pusat
SAMPANG, FaktualNews.co – Kabupaten Sampang mendapatkan kuota sebanyak 89 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat pada tahun 2026.
Saat ini, proses penyaluran bantuan masih dalam tahap verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakan penerima.
Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Rakyat dan Permukiman DLH Perkim Sampang, Abdur Rokib menjelaskan bahwa bantuan BSPS tersebut merupakan program langsung dari pemerintah pusat dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
“Untuk Kabupaten Sampang mendapatkan kuota BSPS sebanyak 89 unit dari pusat, saat ini masih dalam proses verifikasi lapangan,” ujar Rokib, Sabtu (25/4/2026).
Ia menuturkan, penerima bantuan BSPS tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang. Saat ini, tim teknis masih melakukan verifikasi lapangan (verlap) untuk menilai kelayakan calon penerima secara menyeluruh.
Menurutnya, setiap unit bantuan BSPS memiliki nilai anggaran sebesar Rp20 juta per rumah dengan total penerima sementara tercatat sebanyak 89 orang.
“Program BSPS ini masih dalam tahap verifikasi lapangan. Jadi nanti ada kemungkinan penerima diganti jika dinilai tidak layak,” jelasnya.
Rokib menambahkan, penggantian penerima bantuan dilakukan apabila rumah yang diverifikasi ternyata sudah dalam kondisi layak atau jika penerima tidak lagi berada di lokasi, misalnya karena merantau.
“Kalau rumahnya sudah bagus atau orangnya tidak ada di tempat, maka bantuan itu dialihkan. Namun pengalihannya tetap kepada warga lain yang masih berada dalam satu desa yang sama,” terangnya.
Ia juga menegaskan bahwa mekanisme pengalihan penerima tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui koordinasi antara kepala desa, Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), serta tim dari kabupaten.
“Tidak dihapus, tapi dialihkan ke warga lain yang masih satu desa. Nanti kepala desa bersama TFL dan tim dari kabupaten akan berkoordinasi terkait hal itu,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya menyebutkan bahwa jumlah bantuan BSPS untuk Kabupaten Sampang masih berpotensi bertambah karena program tersebut dilaksanakan secara bertahap hingga beberapa tahap ke depan.
“Untuk program BSPS kemungkinan masih akan bertambah karena pelaksanaannya bertahap, Namun itu tetap bergantung pada keputusan dari pemerintah pusat,” katanya.
Ia berharap proses verifikasi dapat segera rampung sehingga pembangunan rumah bagi masyarakat penerima manfaat dapat segera dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya.
“Harapannya tentu bisa segera dikerjakan, supaya bantuan ini cepat dinikmati oleh masyarakat penerima,” pungkasnya.


