BLITAR, FaktualNews.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau.

Selama dua hari berturut-turut, total 24 ribu liter air bersih atau setara empat rit didistribusikan ke sejumlah desa  di Kecamatan Wates. Selain wates kekeringan juga melanda di wilayah Wonotirto dan Panggungrejo.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi menjelaskan penyaluran pertama dilakukan pada Minggu, 27 Juli 2026. Sebanyak 12 ribu liter air bersih disalurkan ke Dusun Sidorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Wates.

Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan 208 Kepala Keluarga atau 539 jiwa yang terdampak kekeringan. Daerah terdampak paling banyak untuk musim kemarau saat ini diwilayah Blitar selatan.

Kemudian bantuan kembali disalurkan ke Dusun Bejirejo dan Dusun Wonosari, Desa Tugurejo, Kecamatan Wates dengan jumlah yang sama, yakni 12 ribu liter air bersih. Bantuan ini diperuntukkan bagi 269 Kepala Keluarga atau 858 jiwa di wilayah tersebut.

“Penyaluran air bersih ini merupakan langkah penanganan awal dampak kekeringan, sekaligus menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Wahyudi.

Pihaknya juga menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Apabila ditemukan wilayah lain yang juga mengalami kesulitan air bersih, BPBD Kabupaten Blitar siap menyalurkan bantuan serupa sesuai kebutuhan masyarakat. (Adi)