JOMBANG, FaktualNews.co- Warga Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, geger. Pasalnya, ditemukan jasad seorang pria di saluran irigasi pada Minggu (10/5/2026) malam.

Korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan langsung dievakuasi petugas ke RSUD Jombang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Penemuan mayat tersebut bermula saat salah seorang warga bersama keluarga mencari kerabatnya yang dilaporkan belum pulang sejak sehari sebelumnya.

Pencarian dilakukan menyusuri aliran sungai setelah warga menemukan sebuah sepeda motor berada di dalam saluran irigasi.

Salah satu warga setempat, Adi, mengatakan bahwa kendaraan tersebut pertama kali ditemukan warga pada hari sebelumnya tanpa pengendaranya.

“Motor itu ditemukan di sungai kecil, tetapi orangnya tidak ada. Karena kendaraan dikenali keluarga, mereka kemudian melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai hingga akhirnya menemukan jasad tersebut,” ujarnya.

Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di dalam air dan masih mengenakan pakaian lengkap. Kondisi tubuh korban disebut mulai membengkak saat ditemukan warga.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Sekitar pukul 22.00 WIB kami menerima laporan adanya penemuan jasad seorang pria di saluran irigasi wilayah Megaluh,” kata Dimas kepada wartawan.

Ia menambahkan, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Jombang guna menjalani proses visum dan identifikasi. Polisi juga masih mendalami keterkaitan antara penemuan mayat dengan sepeda motor yang sebelumnya ditemukan di lokasi yang sama.

Menurut Dimas, sebelumnya memang ada laporan terkait penemuan sepeda motor tanpa pemilik di aliran sungai tersebut. Keluarga pemilik kendaraan kemudian melakukan pencarian karena pengendaranya tidak diketahui keberadaannya.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan identitas korban maupun penyebab pasti kematian korban sebelum hasil pemeriksaan medis keluar.

“Kami masih menunggu hasil visum untuk memastikan identitas dan apakah korban merupakan pengendara motor yang sebelumnya dicari pihak keluarga,” pungkasnya.