Traffic Light Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Pemotor di Simpang Empat Gleduk Tulungagung
TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Dua pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan lalu lintas di simpang empat Gleduk, Kelurahan Tertek, Kecamatan Tulungagung, Senin (27/7/2026). Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat traffic light di sisi utara simpang empat Gleduk tidak berfungsi.
Kanit Lantas Polsek Tulungagung Kota, Iptu Adi Prasetya mengatakan, kecelakaan itu melibatkan dua perempuan, yakni IM (29), warga Desa Bendo, Kecamatan Gondang, Tulungagung, serta KNM (19), warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Tulungagung.
“Tadi siang terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas di simpang empat Gleduk yang melibatkan dua pengendara sepeda motor,” ujar Iptu Adi Prasetya, Senin (27/7/2026).
IM saat itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AG 3315 RDZ. Sementara KNM mengendarai Honda Vario bernomor polisi AG 4198 RFZ.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, IM melaju dari arah barat menuju timur, sedangkan KNM melaju dari arah utara menuju selatan.
Sesampainya di lokasi kejadian, traffic light dari arah barat masih menyala hijau dan akan berubah menjadi merah. Kondisi tersebut membuat IM berupaya mempercepat laju kendaraannya.
“Sedangkan traffic light dari sisi utara diduga mati, sehingga KNM tetap melaju untuk melintasi simpang empat Gleduk,” jelasnya.
Akibatnya, kedua sepeda motor tersebut bertabrakan hingga membuat kedua pengendara terjatuh di tengah simpang empat Gleduk. Keduanya mengalami luka pada bagian kepala dan wajah.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk mendapatkan penanganan medis. Saat dievakuasi, keduanya masih dalam kondisi sadar meski mengalami syok.
“Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan petugas sebagai barang bukti. Perkara kecelakaan ini selanjutnya kami limpahkan ke Satlantas Polres Tulungagung,” pungkas Iptu Adi.
Sementara itu, seorang saksi mata, Winarti, warga setempat, mengatakan traffic light di sisi utara simpang empat Gleduk sudah mati sejak tiga hari sebelum kejadian.
Menurutnya, sebelum kecelakaan terjadi, tidak ada petugas yang mengatur arus lalu lintas di lokasi tersebut.
“Kedua pengendara melaju cukup cepat dan tidak memperhatikan kondisi traffic light yang mati, sehingga terjadi kecelakaan,” kata Winarti.


