BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Lagi Ngamar dengan Oknum Polisi, Penyanyi Elekton di Probolinggo Digerebek Suami

Peristiwa   Dibaca : 745 kali Jurnalis:
Lagi Ngamar dengan Oknum Polisi, Penyanyi Elekton di Probolinggo Digerebek Suami
FaktualNews.co/Ilustrasi/
ilustrasi

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Penyanyi elekton RTN, dan seorang oknum anggota Polresta Probolinggo berinisial AR, hanya bisa tertunduk malu dan menutupi wajahnya saat digerebek oleh suami RTN, NNG (35) di kamar rumah di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Selasa (10/10/2017).

NNG sempat emosi dengan menendang AR saat mengetahui istrinya dan oknum polisi tersebut sedang berduaan di kamar.

“Saya sempat tersulut emosi, langsung menendang AR. Tetapi biar proses hukum saya serahkan ke Polres setempat,” jelas NNG, kepada awak media.

Baca Juga:  Ajudan Walkot Kediri yang Ketahuan Selingkuh Dicopot

Warga yang mengetahui peristiwa itu, sempat ikut tersulut emosi, karena perbuatan keduanya telah mencoreng lingkungan sekitar. Beruntung situasi yang sempat memanas dapat diredam, sehingga tidak terjadi amuk massa.

Pria asal Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo ini mengatakan, sebelum menggerebek istrinya dan pasangan selikuhanya, NNG mendengar kabar kalau istrinya selingkuh dengan seorang lelaki.

Baca Juga:  Ajudan Walikota Kediri Diduga Selingkuhi Istri Pemilik Toko Sepeda

Setelah diselidiki, ternyata selingkuhan istrinya, seorang anggota Polsek Wonoasih. Ia mencoba meredam diri, karena tidak mendapati bukti perselingkuhan.

Namun, pada Senin (9/10/2017) malam, NNG membuntuti pasangan selikuhan istrinya bersama petugas Babinsa ke rumah di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan.

Baca Juga:  Antisipasi Kerusuhan Pilwalkot Probolinggo 2018, Polisi Siapkan Pengamanan Berlapis

“Saya tunggu hingga malam, istri saya tidak kunjung keluar. Akhirnya saya langsung masuk ke rumah dan menggerebek mereka,” jelasnya.

Usai penggerebekan tersebut, mereka berdua langsung dibawa ke Mapolresta Probolinggo untuk menjalani pemeriksaan.

Terpisah, Wakapolresta Probolinggo Kompol Djumadi, meski membenarkan kejadian itu, memilih untuk tidak berkomentar.

 

Editor
KOMENTAR