SITUBONDO, FaktualNews.co- Karena dinilai meresahkan warga selama bulan suci Ramadan. Petugas Polsek Asembagus, Situbondo, mengamankan penggunaan sound horeg yang ditarik mengunakan sepeda motor dan menggunakan gerobak di belakangnya.

Langkah ini diambil setelah banyaknya laporan dari masyarakat tentang kebisingan, yang ditimbulkan perangkat audio berdaya tinggi tersebut. Terutama pada malam menjelang sahur.

Selain mengamankan sound horeg yang ditarik sepeda motor, dengan  menggunakan gerobak di belakangnya. Petugas juga mengamankan dua orang pemuda di Mapolsek Asembagus, untuk didata dan dilakukan pembinaan.

Kapolsek Asembagus, Situbondo Iptu Untoro Windu mengatakan,  pihaknya akan meningkatkan patroli, untuk memastikan ketertiban selama bulan suci Ramadan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan perangkat audio, terutama di lingkungan padat penduduk,” ujar Iptu Untoro Windu, Senin (10/3/2025).

Menurutnya, untuk sementara, pihaknya mendata dan melakukan pembinaan  terhadap penggunaan sound horeg. Namun jika diketahui masih melanggar, pihaknya akan mengenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Oleh karena itu, saya menghimbau warga untuk bijak menggunakan sound horeg, yang meresahkan warga dengan suara bising dan memekan telinga, saat warga beristirahat di bulan suci Ramadhan,”imbau Iptu Windu.

Sementara itu, Armito, salah seorang warga di Kecamatan Asembagus menyatakan siap bekerja sama dengan pihak Kepolisian, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat salah satunya tidak membunyikan sound horeg secara berlebihan sehingga mengganggu warga.

“Kami bersyukur ada tindakan tegas. Karena Ramadhan seharusnya jadi bulan yang penuh ketenangan dan kekhusyukan, bukan kebisingan,”katanya.