SITUBONDO, FaktualNews.co-Seorang pelajar berinisial BNQ (15) warga Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo meninggal dengan kondisi tubuh sangat mengenaskan, setelah motornya menabrak bokong truk nopol DK 8319 JK parkir.

Selain itu, tabrakan yang terjadi di jalur pantura Situbondo, tepatnya di jalan raya Desa Curahkalak, juga mengakibatkan penumpang motor nopol DK 3421 AEC  berinisial JH (13), mengalami luka-luka di kepala bagian belakang.

Bahkan, kondisi bodi depan motor Honda Beat, yang dikemudikan salah seorang perempuan berinisial BNQ mengalami rusak berat, akibat menabrak bodi belakang truk yang dikemudikan IMS (54), warga Kabupaten Jembrana.

Diperoleh keterangan, insiden tabrakan yang menewaskan seorang pelajar itu, berawal saat IMS mengendarai truknya melaju dari arah barat menuju ke timur. Sedangkan posisi korban BNQ mengemudikan motornya tepat di belakang truk tersebut.

Namun, saat melintas di lokasi kejadian, IMS menepikan truknya ke sebelah utara. Bahkan, saat truk dalam posisi diparkir, BNQ yang juga melaju dari arah barat menuju ke timur itu,  langsung menabrak bokong truk yang dikemudikan IMS.

Akibat benturan keras tersebut, BNQ dan JH langsung terkapar dilokasi kejadian, korban BNQ meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, dengan kondisi luka robek pada dahi, luka robek paha sebelah kanan, patah tulang tangan kanan dan kiri. Sedangkan JH mengalami luka ringan.

“Setelah menabrak bak belakang truk, keduanya sama-sama melaju dari arah barat menuju ke arah timur, dengan posisi pemotor ada di belakang truk tersebut,”ujar Ali, salah seorang warga setempat, Senin 27 Oktober 2025.

Kanit Gakkum Polres Situbondo Ipda Hariyanto mengatakan, dugaan sementara, penyebab laka lantas yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dan satu korban luka-luka.

“Dugaan sementara, penyebabnya korban BNQ tidak memperhatikan truk yang ada d idepannya,”kata Ipda Hariyanto.