Jelang Idul Adha 2026, Harga Hewan Kurban di Situbondo Mulai Melonjak Hingga Rp2 Juta
SITUBONDO, FaktualNews.co-Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Tren kenaikan harga hewan ternak di Pasar Hewan Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, harga sapi dan kambing dilaporkan mulai merangkak naik.
Khusus untuk komoditas sapi, kenaikan harga saat ini berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta per ekor.
Kenaikan ini tetap terjadi meski sebelumnya sempat beredar informasi mengenai temuan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Situbondo.
Petugas Pasar Hewan Sumberkolak, Teguh, mengonfirmasi bahwa lonjakan harga ini sudah berlangsung selama dua pekan terakhir.
Ia menyebutkan bahwa pasokan sapi dari tingkat petani kini mulai sulit didapatkan.
“Harga sapi naik karena stok dari petani mulai susah. Kenaikannya sekitar Rp1 juta sampai Rp2 juta. Sapi yang biasanya seharga Rp10 juta, sekarang bisa mencapai Rp12 juta,” ujar Teguh saat ditemui di pasar, Sabtu (4/4/2026).
Terkait isu kesehatan, Teguh memastikan kondisi ternak di pasar tersebut relatif aman dari ancaman PMK.
Hal ini didorong oleh masifnya program vaksinasi yang telah diberikan kepada hewan ternak milik warga.
“Untuk PMK masih terpantau aman, karena sebagian besar ternak sapi di Situbondo sudah divaksin,”beber Teguh.
Sedangkan harga kambing juga mulai menunjukkan tren peningkatan, meski sifatnya masih fluktuatif. Teguh menjelaskan bahwa harga kambing saat ini belum stabil dan sangat bergantung pada ketersediaan pasokan dari pedagang pengumpul.
“Harga kambing mulai ‘memanas’ dari harga sebelumnya. Saat ini rata-rata di kisaran Rp1,7 juta per ekor, tapi angka ini bisa berubah, bisa naik atau malah anjlok saat mendekati Idul Adha nanti,” jelasnya.
Pihak pengelola pasar memprediksi puncak kenaikan harga akan terjadi sesaat sebelum hari raya kurban.
Harga sapi diperkirakan bakal melonjak lebih tajam dengan kenaikan mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor dibandingkan harga normal.


