JOMBANG, FaktualNews.co – Seorang pria bernama Anas Rahmanto (35), warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, ditemukan dalam kondisi terluka di bawah Jembatan Baru Ploso, tepatnya di tepi Sungai Brantas, Minggu (14/6/2026) siang.

Korban diketahui masih dalam keadaan sadar saat pertama kali ditemukan, namun tidak dapat menggerakkan tubuhnya. Setelah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, korban dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban berada di kawasan Jembatan Baru Ploso bersama istrinya. Keduanya datang menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport warna putih.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Istri korban menghubungi, saudara korban, dalam keadaan menangis dan memberitahukan kondisi korban di lokasi kejadian. Mendapat informasi tersebut, saudara korban kemudian meminta suaminya, untuk segera mengecek ke Jembatan Baru Ploso.

Ternyata korban sudah berada di bawah jembatan, tepat di tepi Sungai Brantas. Korban saat itu masih sadar, dan tersangkut di puing tepi jembatan dan pohon namun tidak bisa bergerak. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Ploso.

Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairuddin, mengatakan pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, berkoordinasi dengan BPBD, Unit Identifikasi Polres Jombang, serta melakukan evakuasi korban ke rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, polisi masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian yang menyebabkan korban terjatuh dari jembatan. Hasil penyelidikan akan kami sampaikan setelah seluruh proses selesai,” kata Kompol Achmad Chairuddin.

Dalam penanganan kasus ini, polisi mengamankan satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport warna putih bernomor polisi S-1355-OC yang digunakan korban saat berada di lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan serangkaian penyelidikan dan koordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. (KabarJombang.com)