TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Petugas gabungan kembali melakukan razia pelajar bolos sekolah di sejumlah warung kopi di Tulungagung pada Senin (15/6/2026). Hasilnya, petugas mendapati puluhan pelajar SMP hingga SMA kedapatan ngopi menggunakan seragam saat jam sekolah.

Kasi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan (Binwasluh) Satpol PP Tulungagung, Kabul Nurkuat mengatakan, razia dilakukan petugas gabungan dari Dinas Pendidikan, Polri dan Satpol PP Tulungagung. Razia ini dilakukan sesuai adanya aduan masyarakat yang resah banyak pelajar nongkrong saat jam sekolah.

“Kami empat titik warung kopi dengan rincian dua titik di Kecamatan Kauman dan dua titik lainnya di Wisata Kuliner Pinka Tulungagung,” kata Kabur Nurkuat, Senin (15/6/2026).

Hasilnya, sebanyak 47 pelajar jenjang SMP dan SMA sederajat berhasil terjaring oleh petugas gabungan selama razia pelajar bolos sekolah. Rinciannya, sebanyak 39 merupakan pelajar pria, sedangkan delapan pelajar sisanya merupakan wanita.

Puluhan pelajar ini kedapatan asik nongkrong di warung kopi dengan masih menggunakan seragam saat jam sekolah berlangsung. Bahkan, beberapa pelajar sempat mengaku jam kosong atau sudah pulang sekolah, namun petugas tetap melakukan penindakan.

“Sebagai bentuk pembinaan, kami meminta mereka untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membaca teks Pancasila,” ungkapnya.

Selain pembinaan ditempat, petugas juga melakukan pendataan terkait identitasnya dan sekolah asal mereka. Data itu akan diserahkan kepada Dinas Pendidikan Tulungagung untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut termasuk memanggil pihak sekolah.

Pihaknya mengimbau agar para pelajar tidak nongkrong di warung kopi saat jam sekolah dan apabila memang sudah pulang hendaknya tidak memakai seragam. Selain itu, pemilik warung kopi juga diminta untuk tegas menegur agar pelajar yang berseragam tidak nongkrong.

“Razia ini akan rutin kami lakukan sesuai aduan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menjamin adanya ketertiban agar pelajar tidak bolos sekolah,” pungkasnya.