Sulap Lahan Tak Produktif, Situbondo Lakukan Bongkar Ratoon di Desa Juglangan
SITUBONDO, FaktualNews.co – Lahan tidur yang selama ini tak produktif di perbukitan Desa Juglangan, Kecamatan Situbondo, kini disulap menjadi area pertanian tebu yang potensial.
Langkah ini diwujudkan melalui aksi bongkar ratoon yang dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, bersama Dandim 0823 Letkol Inf Ferry Ardian dan GM Pabrik Gula (PG) Panji, Norman Arifin, Kamis (18/6/2026).
Pemanfaatan lahan seluas 5 hektar tersebut merupakan strategi untuk mengoptimalkan potensi tanah sekaligus memenuhi target nasional dalam produksi tebu.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio ini menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan respon atas prestasi Situbondo yang sukses merealisasikan target bongkar ratoon 100 persen tahun lalu.
”Atas capaian target bongkar ratoon tahun lalu, Kabupaten Situbondo menjadi yang terbaik di Jawa Timur,” ujar Mas Rio di lokasi kegiatan.
Karena prestasi tersebut, Situbondo kini mendapatkan penambahan target bongkar ratoon di tahun 2026. Untuk mengejarnya, pihak SGN PG Panji bergerak cepat dengan membuka lahan baru yang sebelumnya terbengkalai.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Situbondo menggandeng berbagai pihak, mulai dari Bank Jatim, Dinas Pertanian, hingga pengusaha tebu lokal.
GM PG Panji, Norman Arifin, menambahkan bahwa ekspansi lahan ini akan terus berlanjut. Setelah sukses menambah 350 hektar lahan baru dan bongkar ratoon 500 hektar tahun lalu, kini pihaknya menargetkan 150 hektar lahan baru.
”Tahun ini kita menargetkan lahan baru seluas 150 hektar. Lahan tebu yang kemarin sudah ada juga kita benahi pembibitan, penanaman, dan polanya di area kurang lebih 800 hektar,” papar Norman.
Saat ini, total luas lahan tebu di Kabupaten Situbondo mencapai 3.000 hektar, yang distribusinya dikelola oleh tiga pabrik gula: PG Panji, PG Asembagus, dan PG Wringinanom.


