LAMONGAN, FaktualNews.co – Lamongan kehilangan salah satu putra terbaiknya. Ulama kharismatik sekaligus politisi senior, KH Abdul Aziz Khairi atau yang akrab disapa Kyai Aziz, wafat pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.30 WIB dalam usia 85 tahun.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lamongan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Makruf itu mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Jalan Lamongrejo Gang Ababil, Kranggan, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Lamongan, setelah beberapa hari menjalani perawatan akibat kondisi kesehatannya menurun.

Di balik kepergiannya, tersimpan kisah yang mengharukan. Putra almarhum, Khusnul Khitam, mengungkapkan bahwa sejak Kamis kondisi sang ayah terus melemah. Namun, di tengah sakitnya, Kyai Aziz berkali-kali bertanya, “Kapan hari Jumat?”.

“Beliau berharap masih diberi kesempatan untuk menunaikan salat Jumat. Takdir berkata lain, sebelum azan Jumat berkumandang, tepat pukul 09.30 WIB, beliau berpulang ke hadirat Allah SWT,” Ujar Khusnul, Jumat (26/6/2026).

Kepergian KH Abdul Aziz Khairi menjadi kehilangan besar bagi Lamongan. Sosoknya dikenang sebagai ulama yang teduh, pemersatu umat, sekaligus politikus yang istiqamah mengabdi kepada masyarakat.

KH Abdul Aziz, dikenal sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya untuk umat dan masyarakat. Selain memimpin pesantren, Kyai Aziz juga menjadi tokoh penting dalam perjalanan politik Lamongan. Sejak 1971, ia memimpin DPC Partai Persatuan Pembangunan dan dipercaya menjadi anggota DPRD Lamongan selama enam periode atau hampir tiga dekade, melintasi masa Orde Baru hingga era Reformasi.

“Abah menjadi ketua DPC PPP Lamongan sejak tahun 71 hingga 2000.” Ungkap Khusnul.

Salat jenazah dilaksanakan usai salat Asar di Masjid Agung Lamongan. Selanjutnya, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sidokumpul, Lamongan.

“Abah (almarhum) meninggalkan delapan orang anak, 20 cucu, serta warisan keteladanan yang akan terus hidup di hati keluarga, santri, dan masyarakat Lamongan.” pungkasnya.