KEDIRI, FaktualNews.co – Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kediri, Ibnu Imad mengunjungi rumah duka, TKW Desy Widyana (40) warga Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, yang turut menjadi korban insiden kebakaran Apartemen Wang Fuk Court Hongkong beberapa waktu lalu. Dalam kunjungannya, Disnaker Kabupaten Kediri menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan proses yang harus dijalani keluarga korban berjalan sesuai prosedur.

Kedatangan Kepala Disnaker Kabupaten Kediri, diterima oleh orang tua korban (Desy Widyawati), yakni Sri Prihatin (60) dan Palal (60). Orang tua korban mengaku, jika anaknya (Desy Widyawati) kerja di Hongkong sejak tahun 2005. Desy Widyawati berangkat dari PJTKI di Blitar. “Anak saya kerja di Hongkong sejak tahun 2005 yang lalu, atau sudah 20 tahun. Dan mengenai kematian anak saya, saya diberitahu oleh KJRI di Hongkong, dan juga kerabat kami yang juga kerja di Hongkong.” ujar Palal, ayah korban.

Ibnu Imad menyampaikan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima instruksi Bupati Kediri untuk memverifikasi informasi yang beredar di media sosial. “Ini dapat perintah dari pimpinan dari Mas Bup untuk memastikan terkait dengan informasi ini, kebenaran informasi tersebut. Kedua, kami juga ternyata dari informasi yang beredar kita bisa menemukan bahwa memang di sosial media ada sedikit alamatnya tidak sesuai, tapi kita masih bisa menemukannya, dan hari ini kami pergi ke rumah duka,” tukas Ibnu.

Ibnu juga menyampaikan, bahwa Kementerian Luar Negeri juga akan melakukan kunjungan ke rumah duka untuk proses pemulangan jenazah. “Dan ini saya baru saja menerima perintah dari Mas Bup bahwa besok itu ada tindak lanjut bahwa dari Kemenlu akan ke rumah duka terkait apa untuk proses pemulangan jenazah,” imbuhnya. Untuk diketahui, korban merupakan migran asal Kediri yang bekerja sebagai caregiver atau perawat lansia.