SITUBONDO, FaktualNews.co – Upaya pencarian terhadap Tohari  (31), penumpang KMP Dharma Kartika yang melompat ke laut di perairan Situbondo, terus dilakukan secara intensif. Memasuki hari keempat pencarian, tim SAR gabungan memperkuat operasi dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Situbondo.

Kantor KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, kembali mengerahkan armada KNP 498 untuk menyisir perairan di sekitar Pelabuhan Jangkar. Operasi yang dimulai pukul 08.30 WIB ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Basarnas, BPBD, TNI, hingga Polri.

Ada pemandangan berbeda dalam pencarian kali ini. Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, turut hadir langsung di tengah laut bersama tim gabungan sebagai bentuk dukungan moril bagi para petugas dan keluarga korban.

Setibanya di titik Man Overboard (MOB) yang berjarak sekitar 3,5 mil dari Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, suasana berubah khidmat. Wabup bersama tim SAR gabungan melakukan prosesi tabur bunga dan doa bersama tepat di titik lokasi kejadian.

“Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan sekaligus mengetuk pintu langit melalui doa bersama. Semoga upaya maksimal yang dilakukan tim SAR segera membuahkan hasil,” ujar Wabup Situbondo Ulfiyah, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya,  aksi ini merupakan bentuk kepedulian mendalam pemerintah daerah terhadap Tohari. Pencarian ini melibatkan tim SAR Gabungan  yang terdiri dari Kalaksa BPBD, Tagana, TNI AL, Polairud, KSOP Kelas IV Panarukan, ASDP, Basarnas, serta jajaran Forkopimcam lengkap.

“Kami atas nama Pemkab Situbondo, bersama seluruh unsur terkait, hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan keamanan para pemudik. Insya Allah, Pemkab sudah melakukan pencarian selama empat hari terakhir,” ujar Wabup Ulfi.

Lebih lanjut Mbak Ulfi  menjelaskan, bahwa secara teknis medis, pencarian kini memasuki fase krusial. “Secara keilmuan dan kebiasaan, jika korban meninggal dunia, biasanya pada hari ketiga atau keempat jasadnya sudah mulai mengambang. Maka dari itu, kami tingkatkan intensitas pencarian hari ini dengan harapan besar segera ditemukan,” pungkasnya.

Sementara  itu, Herland Aprilyanto menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memastikan pencarian berjalan efektif.

“Diharapkan dengan sinergi dan kerja sama seluruh pihak, operasi hari ini dapat membuahkan hasil, sehingga korban segera ditemukan dan memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” tegas Herland.

Hingga berita ini diturunkan, armada KNP 498 dan tim SAR  gabungan, mereka  masih terus melakukan penyisiran disejumlah titik koordinat yang telah ditentukan dengan harapan Tohari, warga Raas tersebut, bisa segera ditemukan.

Warga Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur itu diketahui melompat dari kapal penyeberangan di perairan Selat Madura, Kamis (26/3/2026).

Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan dari Bali ke Pulau Raas menggunakan KMP Dharma Kartika dari pelabuhan Jangkar Situbondo.