Dua Pekan Menanti, Jenazah PMI Korban Kecelakaan Kerja di Malaysia Tiba di Lamongan
LAMONGAN, FaktualNews.co – Duka menyelimuti keluarga Muji Santoso (50), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Mayong, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan. Setelah hampir dua pekan menanti kepastian, jenazah korban kecelakaan kerja di Malaysia akhirnya tiba di kampung halaman untuk dimakamkan.
Pemulangan jenazah difasilitasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan bersama Yayasan Berkas Bersinar.
Kepala Disnaker Lamongan, Mohammad Zamroni, membenarkan adanya PMI asal Lamongan yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Malaysia.
“Jenazah tiba di Bandara Internasional Juanda menggunakan pesawat Malaysia Airlines MH871 pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 09.10 WIB. Setelah seluruh proses administrasi di kargo selesai sekitar pukul 11.30 WIB, jenazah langsung diberangkatkan menuju rumah duka di Desa Mayong,” ujar Zamroni. Sabtu (25/7/2026).
Sekitar pukul 14.00 WIB, ambulans yang membawa jenazah tiba di rumah duka dan disambut keluarga serta warga. Disnaker Lamongan kemudian menyerahkan jenazah kepada putri almarhum, Fitrotin Nisa, disaksikan keluarga dan perwakilan Yayasan Berkas Bersinar.
Berdasarkan data Disnaker, Muji Santoso meninggal dunia pada 11 Juli 2026. Hasil keterangan resmi menyebutkan penyebab kematian adalah blunt force trauma to the pelvis atau cedera benturan berat pada bagian panggul akibat kecelakaan kerja.
Proses pemulangan jenazah turut mendapat pendampingan Ipda Purnomo yang membantu koordinasi sejak keluarga mengajukan permohonan bantuan. Ia mengaku berupaya mempercepat komunikasi dengan berbagai pihak di Indonesia maupun Malaysia agar seluruh administrasi berjalan lancar.
“Tugas kita semua untuk saling membantu sesama, apalagi ini menyangkut warga kita yang sedang tertimpa musibah di luar negeri,” kata Purnomo.
Menurut keluarga, mereka sempat diliputi ketidakpastian terkait proses pemulangan jenazah. Kepastian baru diperoleh setelah dilakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak hingga akhirnya jenazah dapat dipulangkan ke Tanah Air.
Putri almarhum, Fitrotin Nisa, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendampingi dan membantu proses pemulangan ayahnya. Usai diserahkan kepada keluarga, jenazah dimakamkan di pemakaman desa setempat.


