Dispendukcapil Tulungagung Datangi Sekolah demi Percepat Perekaman KTP Pemula
TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Pemkab Tulungagung tengah mengejar kekurangan 1,5 persen perekaman KTP Elektronik secara nasional. Bahkan, ratusan pelajar di SMKN 1 Boyolangu menjadi sasaran jemput bola agar perekaman KTP Elektronik pemula bisa mencapai 15 ribu pada tahun 2026.
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Tulungagung, Djarno mengatakan sasaran perekaman e-KTP yakni pelajar dengan usia 17 tahun ke atas maupun pelajar menjelang usia 17 tahun.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk meningkatkan cakupan perekaman KTP Elektronik bagi wajib KTP pemula dan memenuhi identitas bagi penduduk,” kata Djarno, Kamis (18/6/2026).
Selain itu, pihaknya juga ingin memberikan kemudahan bagi pelajar supaya tidak perlu izin meninggalkan jam pelajaran untuk mengurus KTP ke kantor kecamatan atau ke kantor Dispendukcapil. Maka petugas langsung mendatangi sasaran wajib KTP untuk melakukan perekaman KTP Elektronik.
Pada kegiatan ini, total ada sebanyak 120 pelajar SMKN 1 Boyolangu yang mendapatkan pelayanan perekaman KTP Elektronik.
“Kami sebelum ini sudah menjalankan kegiatan serupa di SMA Karangrejo. Jadi pelajar tidak perlu datang ke kantor untuk membuat KTP Elektronik, petugas sendiri yang langsung datang melayani,” ungkapnya.
Pihaknya juga telah bekerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan Tulungagung agar target perekaman KTP Elektronik pemula itu bisa tercapai.
Sedangkan total keseluruhan wajib KTP di Kabupaten Tulungagung mencapai sekitar 900 ribu jiwa. Dari jumlah itu, target cakupan nasional yang ditetapkan adalah sebesar 99,4 persen, dimana saat ini masih kurang sekitar 1,5 persen dari target nasional.
“Melalui skema jemput bola ini, kami optimistis target tersebut dapat terpenuhi pada akhir tahun 2026,” pungkasnya.


