Geger Pemuan Mayat Pria Asal Pacitan di Musala Tulungagung
TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Seorang bernama Purbandono (52) warga Desa Gembong, Kecamatan Arjosari, Pacitan ditemukan meninggal dunia di musala Al Hidayah masuk Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung pada Kamis (11/6/2026).
Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban yang menggegerkan warga tersebut.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan, awalnya seorang warga yang baru selesai menjalani Salat Subuh di musala Al Hidayah sekitar pukul 04.30 WIB mendapati korban sedang tertidur.
Saksi kemudian mencoba membangunkan korban, namun tidak kunjung bangun.
“Korban awalnya tidur di serambi musala, saksi kemudian mencoba membangunkan korban namun korban tidak kunjung bangun,” kata Iptu Nanang Murdiyanto, Kamis (11/6/2026).
Bahkan, korban saat dibangunkan sama sekali tidak merespon ataupun bergerak hingga saksi mencoba memeriksa pernafasan korban.
Barulah saat itu diketahui jika korban sudah tidak bernafas, sehingga kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Campurdarat.
Setibanya di TKP, petugas Tim Inafis Polres Tulungagung bersama petugas medis melakukan pemeriksaan pada tubuh korban. Petugas memastikan tidak mendapati adanya tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
“Petugas menerima laporan sekitar pukul 05.00 WIB dan langsung mendatangi TKP untuk memeriksa korban. Tidak didapati adanya tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.
Selain itu, petugas juga menemukan adanya obat berjenis Diclofenat Sodium 50 Mg dan Molacort dexamethasone 0,75 Mg yang diduga merupakan obat anti peradangan dan pereda nyeri.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Iskak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Korban dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum et revertum atau otopsi. Untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.
“Kami masih mendalami kematian korban apakah murni karena penyakit atau ada faktor penyebab lain, apalagi kami juga menemukan adanya obat-obatan yang dibawa korban,” pungkasnya.


