KEDIRI, FaktualNews.co – Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) terus diwujudkan oleh Yayasan Bismillah Djoyo Mulyo. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi, pertemuan kader, dan penyerahan beasiswa pendidikan kepada kader muda NU dari unsur IPNU dan IPPNU Kota Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, yayasan menyalurkan beasiswa kepada satu mahasiswa jenjang pascasarjana sebesar Rp2,5 juta dan lima mahasiswa jenjang sarjana yang masing-masing menerima bantuan pendidikan sebesar Rp2 juta.

Program beasiswa ini menjadi bagian dari upaya yayasan dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong lahirnya kader-kader NU yang memiliki semangat belajar, jiwa kepemimpinan, dan dedikasi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Pengurus Yayasan Bismillah Djoyo Mulyo menjelaskan, lembaga tersebut lahir dari semangat para kader NU yang ingin terus berkontribusi bagi kemajuan organisasi, umat, dan masyarakat luas. Sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan, yayasan berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi kader Nahdlatul Ulama.

“Kami berasal dari rahim kader NU, sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk turut menyiapkan generasi penerus yang unggul, berilmu, dan berdaya saing. Beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan investasi untuk masa depan kader NU agar semakin banyak lahir pemimpin, akademisi, profesional, dan penggerak masyarakat yang berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar perwakilan yayasan.

Ke depan, Yayasan Bismillah Djoyo Mulyo berencana terus mengembangkan berbagai program sosial dan pendidikan guna memperkuat peran kader NU dalam menjawab tantangan zaman serta memperluas manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kediri, KH Qowimuddin Thoha, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi inisiatif para alumni IPNU dan IPPNU yang telah sukses dan mapan secara ekonomi untuk berbagi kepada generasi penerus organisasi.

Menurutnya, program beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian nyata kader muda NU terhadap adik-adik mereka yang masih aktif berorganisasi dan sedang menempuh pendidikan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kader-kader muda NU kepada adik-adiknya yang aktif di IPNU dan IPPNU agar mereka dapat terus melanjutkan pendidikan. Siapa pun yang menyisihkan rezekinya untuk jalan kebaikan, insyaallah akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ujar Gus Qowim.

Melalui program tersebut, Yayasan Bismillah Djoyo Mulyo berharap dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun ekosistem kaderisasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, kader-kader NU memiliki kesempatan yang lebih luas untuk menempuh pendidikan tinggi dan memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, serta kemanusiaan.