LAMONGAN, FaktualNews.co – Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Lamongan pada Rabu pagi (27/5/2026). Polres Lamongan melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sekaligus berbagi kepada masyarakat dan lembaga sosial di sekitar wilayah Kabupaten Lamongan.

Tahun ini, Polres Lamongan menyiapkan 19 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Hewan-hewan kurban ini akan dibagikan kepada warga kurang mampu, pondok pesantren, panti asuhan, serta masyarakat di lingkungan sekitar Mapolres Lamongan.

Salah satu momen menarik terjadi saat Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, memimpin proses penyembelihan sapi kurban miliknya. Sapi jenis limusin dengan bobot 1,2 ton ini menjadi simbol tanggung jawab dan ketulusan berkurban sang Kapolres.

“Sebagai pemimpin, tanggung jawab saya lebih besar, dan harapan saya amal ini diterima oleh Allah SWT,” ujar AKBP Arif, Rabu (27/5/2026).

Sebelum penyembelihan, Kapolres Lamongan memanjatkan doa dengan penuh khidmat. Dengan suara tenang, ia menyerahkan seluruh amal ibadahnya kepada Allah SWT. “Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu. Terimalah kurban ini dariku,” ucapnya.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah kurban kali ini.

“Alhamdulillah, tahun ini Polres Lamongan bisa melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Semoga kegiatan ini memperkuat semangat berbagi dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” katanya.

Daging kurban nantinya akan dibagikan tidak hanya kepada seluruh personel Polres Lamongan, tetapi juga kepada masyarakat sekitar, pondok pesantren, panti asuhan, serta rekan-rekan media yang telah bekerja sama dan bersinergi dengan kepolisian.

“Kami ingin seluruh daging kurban ini sampai ke masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial Polres Lamongan,” tambah Ipda Hamzaid.

Dengan kegiatan ini, Polres Lamongan tidak hanya merayakan Iduladha sebagai ibadah, tetapi juga sebagai momentum mempererat tali silaturahmi dan menebar kebaikan bagi masyarakat luas.