KEDIRI, FaktualNews.co – Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, mengingatkan seluruh elemen perguruan silat untuk lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Pesan tersebut menjadi sorotan utama dalam deklarasi komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang digelar Polres Kediri Kota, Kamis (11/6/2026).

​Langkah preventif ini diambil menjelang agenda besar pengesahan anggota baru perguruan silat yang bertepatan dengan Bulan Muharam atau Bulan Suro pada pertengahan Juni 2026.

​AKBP Anggi menegaskan bahwa di era perkembangan teknologi saat ini, peran pimpinan perguruan silat sangat krusial untuk menjadi peredam konflik di tingkat akar rumput, terutama dalam menyaring informasi di media sosial.

​“Kami mengajak seluruh keluarga besar perguruan silat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dengan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Apabila terdapat persoalan, mari diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik sehingga tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” tegas AKBP Anggi.

​Kapolres juga menambahkan bahwa forum ini bertujuan untuk menyamakan persepsi demi mengantisipasi potensi gesekan.

​“Melalui forum ini, kami ingin menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh pihak agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami berharap apabila terdapat permasalahan, baik di internal maupun antarperguruan, dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan dengan melibatkan IPSI serta para pimpinan perguruan silat,” ujarnya.

​Menurutnya, para tokoh silat harus menjadi garda terdepan dalam membina anggotanya agar selalu mengedepankan rasa persaudaraan dan menjaga sikap di tengah masyarakat.

Sebagai penutup rangkaian acara, perwakilan IPSI dan seluruh ketua perguruan silat se-Kediri Raya melakukan pembacaan deklarasi damai serta menandatangani komitmen bersama.

​Dalam poin-poin deklarasi tersebut, seluruh pihak sepakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah Kediri dan menolak segala bentuk provokasi, baik langsung maupun di media sosial. Lalu juga mengedepankan penyelesaian masalah secara damai dan kekeluargaan serta ​mendukung penuh upaya Polri dalam menjaga kamtibmas selama Bulan Muharam.