Mayat Satpam Ditemukan Mengambang di Bengawan Jero Lamongan
LAMONGAN, FaktualNews.co-Suasana tenang sore hari di Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, mendadak berubah mencekam.
Warga dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di aliran sungai Bengawan Jero, Senin (26/1/2026) sore.
Penemuan itu sontak menyita perhatian warga sekitar. Tubuh korban terlihat terbawa arus dan tersangkut di tepian sungai, memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat yang berbondong-bondong memadati lokasi kejadian.
Korban kemudian berhasil diidentifikasi sebagai Nur Afandi (31), warga Dusun Tuyoh, Desa Pangkatrejo, Kecamatan Lamongan Kota. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nur Afandi diketahui berprofesi sebagai petugas keamanan atau satpam di PT Kayika Waskita Indonesia.
Kapolsek Kalitengah, Iptu Hery Prastya, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama tim terkait telah melakukan evakuasi terhadap korban untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
“Benar, korban atas nama Nur Afandi, warga Pangkatrejo. Kami sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ujar Iptu Hery Prastya. Senin (26/1/2026).
Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih menjadi tanda tanya. Polisi belum dapat memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana atau faktor lain yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses penyelidikan pun masih terus dilakukan.
“Untuk perkembangan selanjutnya terkait penyebab kematian maupun hasil pemeriksaan medis, nanti akan kami kabarkan lebih lanjut,” pungkasnya.
Sementara itu, penemuan jenazah ini sempat membuat arus lalu lintas warga di sekitar lokasi tersendat, lantaran banyaknya warga yang ingin menyaksikan proses evakuasi.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat guna menjalani pemeriksaan medis demi mengungkap misteri di balik kematian tragis tersebut.


