Sepekan Akibat Luapan Bengawan Jero, Jalan Provinsi Lamongan Terendam Banjir
LAMONGAN, FaktualNews.co-Banjir akibat luapan Bengawan Jero hingga kini masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan.
Tidak hanya merendam permukiman warga dan areal persawahan, banjir juga menggenangi jalan provinsi yang menjadi akses utama masyarakat.
Salah satu ruas jalan provinsi yang terdampak berada di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng.
Tepatnya di depan Pondok Pesantren Matholiul Anwar, Dusun Simo, banjir menggenangi jalan sepanjang kurang lebih 500 meter. Genangan tersebut merupakan luapan dari sungai di sekitar lokasi.
“Jalan raya utama tergenang luapan sungai. Panjangnya sekitar 500 meter,” ujar Sapari, salah seorang warga setempat, kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Menurut Sapari, ketinggian air yang menggenangi jalan saat ini mencapai 30 hingga 40 sentimeter. Banjir di ruas jalan penghubung antara Kecamatan Sukodadi dan Kecamatan Paciran tersebut telah terjadi selama sekitar sepekan, bersamaan dengan banjir luapan Bengawan Jero yang melanda Lamongan beberapa waktu terakhir.
“Sudah ada sekitar seminggu mas,” tambahnya.
Genangan banjir di depan pondok pesantren juga berdampak pada aktivitas para santri dan pelajar. Mereka terpaksa harus basah-basahan saat melintas karena air menggenangi tepat di depan gerbang pondok.
Para santri terlihat menyingsingkan pakaian agar tidak terlalu basah saat berjalan melewati genangan.
Pengasuh pondok pesantren Matholi’ul Anwar Syaifulloh Abid mengaku, air akibat banjir memang tidak sampai masuk ke area pondok, namun akses di depan pondok cukup terganggu. Santri dan masyarakat harus ekstra hati-hati saat melintas.
”Genangan air di depan pondok ini memang menghambat aktivitas santri dan masyarakat. Alhamdulillah, area pondok masih aman, dan santri kami arahkan untuk membantu pengendara yang melintas,” tutur Gus Abid, Pengasuh Ponpes Matholi’ul Anwar, Simo.
Meski area dalam pondok pesantren tidak sampai tergenang, para santri menunjukkan kepedulian dengan membantu pengendara yang melintas.
Mereka terlihat mendorong sepeda motor yang mogok akibat terendam air, serta mengarahkan kendaraan agar dapat melintas dengan aman di jalur yang tergenang.


