Ratusan Warga Situbondo Sempat Kocar-kacir, Mobil Videotron Kominfo Berasap saat Nobar Piala Dunia
SITUBONDO, FaktualNews.co – Mobil videotron milik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Situbondo yang digunakan untuk memfasilitasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 mendadak mengeluarkan asap tebal saat berada di Alun-alun Kota Situbondo, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Insiden tersebut sempat memicu kepanikan ratusan warga yang tengah menyaksikan pertandingan babak perempat final antara Timnas Argentina melawan Swiss, serta masyarakat yang sedang berolahraga di kawasan alun-alun.
Peristiwa terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-36 babak pertama. Kepulan asap pekat yang muncul dari mobil videotron yang terparkir di depan Masjid Agung Al-Abror membuat penonton nobar dan warga sekitar berlarian menjauh karena khawatir terjadi kebakaran atau ledakan.
“Saya kaget. Saat pertandingan memasuki menit ke-36 babak pertama, tiba-tiba asap tebal keluar dari mobil videotron. Orang-orang yang sedang nobar langsung berlarian karena takut mobilnya terbakar,” ujar Mulyono, salah seorang pendukung Timnas Argentina.
Mengetahui adanya gangguan tersebut, petugas Diskominfo Situbondo, Irfan, segera mematikan mesin genset dan layar videotron. Selanjutnya, petugas memeriksa serta membersihkan bagian knalpot genset yang diduga menjadi sumber kepulan asap dan percikan api akibat penumpukan sisa pembakaran.
Setelah dilakukan penanganan dan dipastikan dalam kondisi aman, videotron kembali dioperasikan. Warga yang sempat menjauh pun kembali memadati area nobar hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan Argentina atas Swiss dengan skor 3-1.
“Tadi memang sempat keluar asap tebal disertai percikan api. Setelah knalpot genset dibersihkan, videotron bisa digunakan kembali dan warga melanjutkan nobar sampai pertandingan selesai,” kata Irfan.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Situbondo, Sugiyono, membenarkan adanya kendala teknis pada mobil videotron tersebut. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, gangguan berasal dari sistem pembuangan mesin genset dan tidak terjadi kerusakan pada layar videotron.
Menurut Sugiyono, pihaknya akan segera melakukan evaluasi serta perbaikan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat Piala Dunia 2026 akan segera memasuki babak semifinal.
“Sebagai upaya memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, saya sudah memerintahkan staf untuk segera memperbaiki mobil videotron tersebut agar dapat digunakan kembali dengan aman pada pertandingan berikutnya,” ujar Sugiyono.


